Purbalingga, Jateng (ANTARA) - Bupati Purbalingga H Fahmi M Hanif menyebutkan hasil pembangunan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2025 dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat Desa Tumanggal.
"Dengan mengucap bismillah, saya resmikan akses jalan baru yang bernama Jalan Manunggal. Saya berharap ini membawa manfaat besar bagi masyarakat, khususnya warga Desa Tumanggal dan sekitarnya, baik dari sisi ekonomi maupun peningkatan aktivitas harian," katanya saat meninjau dan meresmikan jalan penghubung Desa Tumanggal dengan Desa Tegalpingen di Tumanggal, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Kamis.
Selain meresmikan akses jalan baru tersebut, Bupati Fahmi, juga berkesempatan untuk meninjau pelayanan cek kesehatan gratis, melakukan pembagian sembako, serta penanaman bibi tanaman keras di Lapangan Desa Tumanggal.
Dalam kesempatan itu, Komandan Komandan Komando Distrik Militer 0702/Purbalingga Letnan Kolonel Infanteri Untung Iswahyudi mengatakan seluruh target kegiatan fisik dalam TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2025 di Desa Tumanggal yang meliputi pelebaran jalan, pembangungan rabat beton, jalan makadam, talut, dan gorong-gorong telah selesai 100 persen.
"Kami juga membangun dua unit rumah tidak layak huni milik warga atas nama Sarengat, (RT 15 RW 5, dan Mistar, RT 17 RW 5. Semua dikerjakan secara bergotong royong bersama warga, meski sempat terkendala cuaca," katanya menjelaskan.
Menurut dia, TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2025 yang dilaksanakan pada 23 Juli hingga 21 Agustus mengusung tema "Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah", sebagai wujud nyata sinergi TNI, pemerintah daerah, dan rakyat dalam mendorong pembangunan inklusif serta memperkuat ketahanan nasional.
Selain pembangunan infrastruktur, TMMD juga menyasar kegiatan non-fisik seperti penyuluhan bela negara, keamanan dan ketertiban masyarakat, bahaya narkoba, pencegahan stunting, pertanian, ketahanan pangan, keluarga berencana, hingga pelatihan keterampilan keluarga.
"Saya titip pesan agar semua hasil pembangunan yang telah dicapai dijaga dan dirawat, agar memiliki masa pakai yang panjang," kata Dandim.
Kepala Desa Tumanggal Misno mengaku bersyukur atas pembangunan yang dilaksanakan melalui program TMMD di wilayahnya.
Menurut dia, hadirnya Jalan Manunggal membuka akses penting bagi mobilitas warga maupun distribusi hasil pertanian.
"Dulu, jalan ini tidak bisa dilewati mobil, sekarang kendaraan roda enam bisa melintas. Ini akan sangat membantu ekonomi warga, mempercepat distribusi hasil pertanian, dan menghubungkan Tumanggal dengan desa tetangga seperti Tegalpingen," katanya.
Sebelum peninjauan dan peresmian hasil pembangunan TMMD, terlebih dahulu dilaksanakan Upacara Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2025 di halaman Pendopo Dipokusumo, Purbalingga, pada Kamis pagi.
Dalam kesempatan itu, Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0702/Purbalingga Kapten Cpl Bangun Widodo mengatakan sasaran utama TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2025 di Desa Tumanggal berupa pelebaran jalan sepanjang 640 meter dengan lebar 6 meter; pembangunan jalan rabat beton dengan panjang 20 meter, lebar 5 meter, tinggi 0,20 meter.
Selain itu, jalan makadam dengan panjang 100 meter, lebar 5 meter, tinggi 0,20 meter; talut dengan panjang 7 meter, lebar 0,30 meter, tinggi 2,4 meter; gorong-gorong sebanyak 2 unit dengan panjang 5 meter dan diameter 0,8 meter; serta sasaran tambahan berupa rehab RTLH sebanyak 2 unit.
Baca juga: TMMD wujudkan pemerataan pembangunan yang inklusif

