Jepara (ANTARA) - Kawasan pesisir Desa Bondo Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diproyeksikan menjadi sentra penghasil rumput laut di Jepara karena luas lahannya mencapai 20 hektare dan masih bisa diperluas, kata Bupati Jepara Witiarso Utomo.
"Pemkab Jepara siap mendukung upaya perluasan budi daya rumput laut tersebut. Nantinya, kami akan menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat," ujarnya saat kegiatan Srawung Bupati dalam rangka Panen Raya Rumput Laut di Pantai Bondo, Kamis.
Kegiatan ini mengusung tema "Peningkatan Produksi Rumput Laut, Mendorong Kesejahteraan Masyarakat Pesisir Jepara".
Ia mengungkapkan Pemkab Jepara mendukung penuh upaya masyarakat pesisir dalam meningkatkan kesejahteraan. Pemkab juga siap mendukung agar penghasilannya bertambah dan lebih sejahtera.
Selain di Bondo, kata dia, terdapat daerah lain yang potensi dikembangkan budi daya rumput lain, yakni di pesisir Mlonggo. Namun saat ini, luas area di Mlonggo masih tergolong kecil.
Kawasan lainnya yang saat ini sudah dikembangkan ada di Kepulauan Karimunjawa. Potensi lahan rumput laut di Karimunjawa mencapai 500 hektare.
Witiarso menambahkan dari luasan budidaya 20 hektare di pesisir Bondo, diperoleh hasil panen sebesar 175 ton rumput laut basah atau setara 17,5 ton kering dengan harga jual mencapai Rp15 ribu per kilogram.
"Jika dihitung sekali panen, nilai ekonomi rumput laut di pesisir Bondo mencapai ratusan juta rupiah," ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga jalur lalu lintas nelayan agar tidak saling mengganggu dan semua bisa berkesinambungan.
Potensi lain yang perlu dikembangkan, yakni budi daya rajungan sebagai potensi ekonomi baru.
"Kita sedang belajar membudidayakan rajungan supaya nanti bisa punya pusat rajungan di Jepara. Saat ini harga rajungan cukup stabil di kisaran Rp60 ribu hingga Rp70 ribu per kilo gram," terangnya.
Ketua DPRD Kabupaten Jepara Agus Sutisna mengungkapkan pihaknya siap berkomitmen untuk terus mendukung dan mengawal semua program Bupati.
"Hal ini potensi ekonomi yang luar biasa dan harus kita kembangkan bersama secara kolaboratif," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Jaya Samudera Bondo Bambang berharap bisa dibantu satu orang satu perahu jukung agar aktivitas pembudidaya rumput laut lebih maksimal.
Selain itu, Pokdakan juga membutuhkan dukungan dalam bentuk asuransi, perizinan kawasan, hingga sektor pemasaran.
Baca juga: Pemkab Jepara benahi wisata perdesaan jadi destinasi unggulan

