Sekda: Bupati Demak sedang istirahat tunggu hasil laboratorium

id Sekda, Bupati Demak Muhammad Natsir, sedang istirahat, tunggu hasil laboratorium,bupati demak

Sekda: Bupati Demak sedang istirahat tunggu hasil laboratorium

Bupati Demak Muhammad Natsir sebelum pandemi COVID-19. ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif

Jangan bosan untuk selalu mencuci tangan pakai sabun dan jaga jarak dengan orang lain.
Demak (ANTARA) - Sekretaris Daerah (Sekda) Demak Singgih Setyono mengungkapkan bahwa Bupati Demak Muhammad Natsir saat ini sedang istirahat sambil menunggu hasil laboratorium terkait kesehatannya.

"Beliau istirahat di rumah. Menunggu hasil laboratorium," ujarnya ketika dimintai konfirmasi soal informasi Bupati Demak dikabarkan sakit karena terpapar penyakit Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) melalui WhatsApp dari Kudus, Selasa.

Ketika ditanya soal hasil tes cepat (rapid test) corona apakah reaktif atau tidak sehingga harus menunggu hasil uji di laboratorium, Sekda tidak menjawab.

Ia menghimbau masyarakat di Kabupaten Demak untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, mulai dari memakai masker ke mana pun pergi.

Baca juga: Pascakecelakaan, Bupati Demak dirujuk ke RSUP Kariadi Semarang

Baca juga: Bupati Demak masih dirawat di RS Batang


"Jangan bosan untuk selalu mencuci tangan pakai sabun dan jaga jarak dengan orang lain," ujarnya.

Menyinggung soal target tes cepat corona terhadap masyarakat, dia menyebutkan minimal 10.000 sasaran sesuai dengan standar WHO atau Organisasi Kesehatan Dunia.

Bupati Demak sendiri saat ini tengah berkabung atas meninggalnya Aris Abdul Azis yang merupakan putra kedua kepala daerah di Kota Wali tersebut.

Informasinya, putranya itu meninggal setelah menjalani perawatan di RSUP Kariadi Semarang atas sakit yang dialaminya. 

Berdasarkan data di website https://corona.demakkab.go.id/, tercatat kasus positif COVID-19 sebanyak 417 kasus, sebanyak 283 orang di antaranya belum sembuh, sebanyak 69 orang dinyatakan sembuh, dan 65 orang meninggal dunia.
Pewarta :
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar