
Danantara pastikan huntara layak untuk korban banjir di Aceh

Banda Aceh (ANTARA) - Danantara Indonesia bersama BP BUMN meninjau langsung progres pembangunan hunian sementara (huntara) untuk korban banjir Aceh di lapangan, guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar kualitas dan tenggat waktu yang ditetapkan.
"Langkah ini merupakan komitmen nyata untuk segera menyediakan tempat tinggal yang layak dan aman bagi para pengungsi," kata Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria dalam keterangan diterima di Banda Aceh, Rabu.
Ia menjelaskan Danantara Indonesia bersama BP BUMN dan sejumlah BUMN terus memacu percepatan pembangunan huntara bagi warga terdampak banjir di Aceh Tamiang.
Dony Oskaria yang juga Kepala BP BUMN terjun langsung meninjau progres pembangunan di lahan milik PTPN. Ia mengatakan proyek di Aceh Tamiang merupakan bagian dari target besar Danantara Indonesia dan BUMN untuk membangun total 15.000 huntara bagi warga terdampak bencana banjir di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Hingga saat ini ratusan unit huntara telah berhasil didirikan melalui kolaborasi tujuh BUMN Karya yang mengimplementasikan teknologi desain modular. Penggunaan metode tersebut memungkinkan proses pengerjaan unit dilakukan dengan lebih cepat namun tetap menjamin kekokohan struktur bangunan.
Baca juga: Danantara berencana merger 15 BUMN asuransi
Pewarta: M Ifdhal
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
