Logo Header Antaranews Jateng

Pemprov Jateng sebut 73 persen koperasi merah putih sudah beroperasi

Kamis, 7 Mei 2026 08:48 WIB
Image Print
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jateng Eddy Sulistiyo Bramiyanto. (ANTARA/Zuhdiar Laeis)

Semarang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyebutkan setidaknya 73 persen dari keseluruhan koperasi merah putih yang ada di wilayah tersebut sudah beroperasi.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Jateng Eddy Sulistiyo Bramiyanto, di Semarang, Rabu, menyampaikan bahwa saat ini terdapat 8.523 yang sudah berbadan hukum di Jateng, dan sekitar 73 persennya atau sebanyak 6.271 koperasi desa/kelurahan merah putih sudah beroperasi.

"Kami ingin tahun ini mencapai 100 persen, itu upaya kami. Tapi kami sudah di atas target nasional. Target nasional kan 60 persen. Kita sudah 73 persen," katanya.

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara pada Workshop Media "Cerita Koperasi Desa Jadi Berita Bermakna" yang digelar Direktorat Ekosistem Media, Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media, Kementerian Komunikasi dan Digital.

Menurut dia, belum beroperasinya koperasi merah putih tersebut adalah potensi dari usaha yang akan dijalankan, kemudian kolaborasi pengurus dengan kepala desa atau kelurahan.

"Teman-teman pengurus ini memang luar biasa. Mereka bekerja sebagai pejuang koperasi desa/kelurahan merah putih. Enggak pernah berpikir honor ya. Mereka jalan dulu yang penting melayani anggotanya," katanya.

Untuk permodalan, kata dia, setidaknya ada modal Rp34,6 miliar dari 8.523 koperasi merah putih di Jateng, terdiri atas simpanan pokok dan wajib.

"Untuk simpanan pokok dan wajib itu kan beda-beda. Ada yang simpanan pokoknya Rp10.000, ada yang Rp5.000. Ada yang simpanan wajibnya;Rp20.000, Rp30.000, Rp10.000. Jadi, modal itu yang akhirnya mereka putar," katanya.

Karena itu, ia mendorong koperasi merah putih untuk bergerak di sektor produktif dan riil yang perputaran uangnya lebih cepat sehingga bisa terus bertambah.

"Seperti koperasi di Dadapsari. Dari awal Rp500.000, sekarang sudah Rp450 juta. Karena setiap hari mereka berproduksi, keliling barang-barang disampaikan pada anggota. Alhamdulillah sorenya uang kembali. Paginya kulakan lagi," katanya.


Baca juga: 30.000 gedung koperasi merah putih segera diresmikan



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026