Bupati Demak masih dirawat di RS Batang

id Bupati Demak, kecelakaan, tol batang

Bupati Demak masih dirawat di RS Batang

Bupati Demak Mohammad Natsir sedang mendapat perawatan di RUSUD Kalisari Kabupaten Batang setelah mobil yang ditumpanginya mengalami kecelakaan di jalur Tol KM. 349 Kandeman Kabupaten Batang, Minggu. (Foto: Kutnadi)

Demak (ANTARA) - Bupati Demak, Muhammad Natsir, masih menjalani perawatan di rumah sakit di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, setelah mobil yang ditumpanginya mengalami kecelakaan di Jalan Tol Kilometer 349 Desa Kandeman, Kecamatan Kandemanan, Kabupaten Batang, Minggu dini hari.

"Bupati Demak M. Natsir dalam kondisi selamat dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, Singgih Setyono saat dihubungi via telepon, Minggu.

Ia menambahkan bupati saat ini dalam kondisi sadar dan masih menjalani perawatan di ruang pavilium RSUD Batang.

Terkait kondisinya apakah cukup rawat jalan atau tidak, dia mengaku belum bisa memastikan.

"Jika nanti sudah mendapatkan konfirmasi soal itu, akan kami beritahukan," ujarnya.

Dalam kecelakaan tersebut, diakui ada korban meninggal, yakni ajudan Bupati Demak bernama Febri asal Desa Petamanan, Pasuruan, Jawa Timur.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari berbagai sumber, kecelakaan lalu lintas yang dialami mobil yang ditumpangi rombongan bupati Demak tersebut terjadi pada Minggu (3/3) pukul 03.15 WIB di Jalan Tol KM 349 Desa Kandeman, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang.?

Mobil Innova bernomor polisi H 9507 PN yang dikemudikan Ashari yang mengalami kecelakaan tersebut, selain ditumpangi bupati terdapat pula dua penumpang lainnya.

Satu diantaranya Febri yang merupakan ajudan bupati, meninggal dunia, sedangkan Wijaya warga Gemuh, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak mengalami luka berat.

Informasinya, mobil innova bernopol H 9507 PN berjalan dari arah Barat ke Timur di lajur kiri. Sesampainya di tempat kejadian perkara, terlihat ada truk tronton tanpa lampu belakang.

Kemudian pengemudi mencoba ambil lajur kiri atau kanan, karena jarak sudah dekat sehingga terjadi tabrakan, sedangkan identitas pengemudi truk tronton tidak diketahui karena tetap melaju meningalkan tempat kejadian perkara.
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar