Cilacap (ANTARA) - General Manager Kilang Pertamina Internasional RU IV Cilacap Wahyu Sulistyo Wibowo mengajak seluruh perwira memperkuat integritas melalui muhasabah akhir tahun sebagai bekal menghadapi tantangan industri energi pada 2026.
“Melalui muhasabah akhir tahun ini, kami mengajak seluruh perwira untuk menata kembali niat, memperkuat integritas, dan menyiapkan diri menghadapi tantangan industri energi yang semakin kompleks pada 2026,” kata Wahyu saat kegiatan muhasabah dan santunan akhir tahun 2025 di Rumah Dinas Perusahaan (RDP) Komplek Perumahan Pertamina Gunung Simping 45, Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (31/12) malam.
Ia mengatakan muhasabah menjadi momentum refleksi atas perjalanan perusahaan sepanjang 2025 sekaligus sarana memperkuat komitmen dan tanggung jawab seluruh insan Pertamina.
“Sepanjang 2025, Kilang Cilacap berhasil mencatat sejumlah capaian strategis, mulai dari suksesnya pelaksanaan Turn Around yang melibatkan lebih dari 17 ribu pekerja hingga keberhasilan memproduksi Pertamina Sustainable Aviation Fuel (SAF) melalui Green Refinery Cilacap,” ujarnya.
Baca juga: Kilang Pertamina Cilacap tanamkan semangat bela negara insan energi
Menurut dia, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh perwira Kilang Cilacap, namun tidak boleh membuat insan Pertamina berpuas diri.
Wahyu menilai dinamika industri energi global serta tuntutan transformasi berkelanjutan akan menghadirkan tantangan yang semakin kompleks pada 2026, sehingga penguatan integritas, profesionalisme, dan kesiapan mental menjadi kunci menjaga keberlanjutan kinerja kilang.
Dalam kesempatan tersebut, manajemen Kilang Cilacap menyalurkan santunan kepada anak yatim dan duafa dari Yayasan El Fatah Jayanihim Donan, Yayasan Tazkiyatun Nufs Lomanis, serta Balai Dakwah Cilacap sebagai wujud kepedulian sosial perusahaan terhadap masyarakat sekitar.
Sesi muhasabah dipandu Ustadz Ahmad Askan yang mengingatkan pentingnya membersihkan hati, menjauhi sifat zalim dan jahil, serta menjaga kejernihan nurani dalam menjalankan amanah kehidupan dan pekerjaan.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan town hall meeting bersama Direksi KPI Pusat yang diikuti seluruh unit KPI secara daring untuk menyampaikan evaluasi kinerja 2025 dan target 2026.
Acara ditutup dengan pelaksanaan physical check di area kilang sebagai bentuk kesiapan menjaga keandalan operasi dan keselamatan kerja menjelang pergantian tahun.
Baca juga: Kilang Cilacap perkuat budaya sadar risiko jaga keandalan operasional
Baca juga: Harapan yang bertahan di tanah longsor Cibeunying
Baca juga: Kilang Cilacap salurkan bantuan darurat untuk penyintas erupsi Semeru

