Alumni Lemhanas Jateng bantu bilik disinfektan di sejumlah titik

id alumni lemhanas jateng, bantu bilik disinfektan

Alumni Lemhanas Jateng bantu bilik disinfektan di sejumlah titik

Seorang warga memasuki bilik untuk disemprot disinfektan guna mengantisipasi penyebaran COVID-19 di Rest Area Kedung perbatasan Kabupaten Temanggung dengan Kabupaten Wonosobo,. ANTARA/Heru Suyitno

Temanggung (ANTARA) - Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) Jawa Tengah memberikan bantuan bilik disinfektan yang dipasang di sejumlah daerah di Jateng, kata Koordinator Penanganan COVID-19 IKAL Jateng David Ardiantara.

David di Temanggung, Rabu, mengatakan bantuan bilik disinfektan sebagai bentuk kepedulian IKAL Jateng dalam penanggulangan wabah COVID-19 di Jateng.

Baca juga: TNI-Polri lakukan penyemprotan disinfektan besar-besaran di Semarang
Baca juga: Antisipasi COVID-19, Polres Banjarnegara kembali semprotan disinfektan


Ia menyampaikan hal tersebut usai menyerahkan bantuan bilik disinfektan kepada Pemkab Temanggung yang ditempatkan di Rest Area Kledung di perbatasan Kabupaten Temanggung dengan Kabupaten Wonosobo.

"Rencana IKAL akan pasang di sejumlah titik di Jateng, pemasangan di perbatasan Temanggung-Wonosobo ini sebagai yang pertama," katanya.

Ia mengatakan, pihaknya juga memberikan bantuan disinfektan kepada Pemkab Temanggung. Disinfektan itu dipilih yang terbaik dan aman sesuai dengan rekomendasi Kementerian Kesehatan. Itu bukan cairan pembersih lantai apalagi untuk kamar mandi, sebab penyemprotan di bilik dengan sasaran manusia.

Menurut dia, titik yang selanjutnya dipasang bilik disinfektan, antara lain di Kampus Universitas Tidar Kota Magelang, Universitas Diponegoro Semarang dan Masjid Agung Jawa Tengah.

Ia menyampaikan IKAL Jateng juga melakukan sosialisasi tentang COVID-19 dan pentingnya menerapkan hidup bersih dan sehat di sejumlah tempat dengan sasaran masyarakat luas dan komunitas.

"Diharapkan COVID-19 bisa ditangkal dan lekas mereda atau tidak lagi menjadi pandemi," katanya.

Camat Kledung Temanggung Saltiono Atmaji mengatakan tiap hari ratusan warga menjalani screening dan disemprot disinfektan, mereka umumnya pelintas yakni warga Wonosobo dan warga Temanggung yang usai bepergian dari luar daerah.

"Sering ada warga atau santri yang pulang dari bepergian lalu minta disemprot disinfektan. Mereka ada yang mengendarai mobil umum dan pribadi," katanya.

Ia menyampaikan terima kasih atas bantuan bilik disinfektan tersebut karena sangat membantu dalam melayani warga untuk disemprot disinfektan dalam mengantisipasi penyebaran COVID-19.

"Kemarin menggunakan sprayer tangan, dengan adanya bilik steril ini dapat mempercepat proses penyemprotan," katanya.

Ia mengatakan Posko Screening Covid-19 di Kedung ini didirikan oleh Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Temanggung, sedang personel yang terlibat, antara lain TNI, Polri, Grasindo, relawan dan sejumlah warga.

Baca juga: Kota Magelang sediakan bilik disinfektan di ruang publik
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar