Semarang (ANTARA) - Polda Jawa Tengah berkomitmen mengawal program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan melalui keterlibatan aktif di sektor pertanian.
"Polda Jawa Tengah berkomitmen mengawal sektor pangan melalui pengamanan, pendampingan, dan pelayanan kepada masyarakat, sehingga
stabilitas kamtibmas dan produktivitas pangan dapat berjalan beriringan," kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Artanto di Semarang, Kamis.
Menurut dia, keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan wujud kehadiran langsung dalam mendukung program strategis pemerintah.
"Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai penggerak dan pendamping masyarakat," tambahnya
Ia menjelaskan Polri berupaya membantu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat stok pangan nasional.
Selain itu, lanjut dia, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, Perhutani, dan kelompok tani menjadi kunci keberhasilan program tersebut.
Ia mengharapkan program tersebut dapat terus berkelanjutan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Dengan demikian, kata dia, kepercayaan publik terhadap Polri sebagai institusi yang humanis dan solutif akan tetap terjaga.
Sementara itu, Kapolda Jawa Tengah Irjen Ribut Hari Wibowo melaksanakan panen raya jagung di lahan hutan sosial BKPH Jembolo Selatan, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang.
Lahan seluas 690 ha yang merupakan binaan Polres Semarang mampu menghasilkan 45,94 ton jagung.
Baca juga: Polda Jateng fokuskan tiga sasaran utama pengamanan jelang Nataru

Polda Jateng komitmen kawal program ketahanan pangan

Panen raya jagung di lahan binaan Polres Semarang di lahan hutan sosial BKPH Jembolo Selatan, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Kamis. (ANTARA/HO-Humas Polda Jateng)
