Solo (ANTARA) - Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Cabang Surakarta resmi melantik pengurus baru untuk masa bakti 2025–2030.
Pada pelantikan yang diselenggarakan di Solo Paragon Hotel, Jawa Tengah, minggu lalu tersebut KGPHA Dipokusumo resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum KAGAMA Cabang Surakarta.
Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat KAGAMA yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia Nezar Patria mengatakan pelantikan tersebut menandai dimulainya babak baru kepemimpinan di tubuh KAGAMA Surakarta dengan semangat kolaborasi, regenerasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Ia memberikan apresiasi atas semangat kebersamaan yang terus dijaga oleh KAGAMA Surakarta. Menurut dia, peran KAGAMA di tingkat daerah menjadi sangat penting dalam menghadapi tantangan pembangunan dan transformasi digital.
"KAGAMA bukan sekadar jaringan alumni, tetapi juga keluarga besar yang memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk berkontribusi nyata bagi bangsa. Saya percaya KAGAMA Surakarta akan terus menjadi contoh semangat guyub rukun migunani tumrap sesami," katanya.
Sementara itu, KGPHA Dipokusumo dalam sambutan perdananya menyampaikan kepengurusan KAGAMA Surakarta kali ini merupakan bentuk kesinambungan dan regenerasi lintas angkatan yang menjadi kekuatan utama organisasi.
"Kepengurusan lintas angkatan ini adalah bukti nyata bahwa KAGAMA Surakarta terus beregenerasi dan beradaptasi dengan zaman. Kami bangga bahwa KAGAMA muda kini dipercaya menjadi panitia pelaksana Musyawarah Cabang, menandai semangat keberlanjutan dan keterlibatan aktif generasi penerus," kata Dipokusumo.
Pada kesempatan itu, ia menyampaikan sejumlah program dan kolaborasi yang akan menjadi fokus KAGAMA Surakarta ke depan, salah satunya pelibatan Gamakarta, yaitu mahasiswa UGM asal Surakarta dalam kegiatan Kethoprak KAGAMA yang telah menjadi agenda tahunan Pengurus Pusat KAGAMA.
"Untuk tahun ini tema yang diangkat adalah Mustikaning Majapahit Bhumi Nuswantara," katanya.
Program lain adalah Komunitas Beksan turut berkolaborasi dalam setiap kegiatan pengabdian masyarakat untuk melestarikan budaya dan memperkuat identitas lokal. Di bidang ekonomi dikembangkan UKM Koperasi KoKassa yang beranggotakan para alumni UGM dan berperan dalam pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.
Selain itu, pihaknya akan memperkuat kolaborasi dengan berbagai stakeholder dalam kegiatan budaya, seperti perayaan Hari Jadi Kota Sala (Festival Jenang Makanan Nuswantara), serta keterlibatan aktif pada momentum kebangsaan seperti Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Sumpah Pemuda.
Sekretaris Daerah Kota Surakarta Budi Murtono mengatakan pelantikan pengurus baru ini bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan, tetapi juga merupakan momentum untuk memperkuat peran dan kontribusi KAGAMA bagi kemajuan Kota Surakarta.
"Kami berharap di bawah kepengurusan yang baru, KAGAMA Surakarta akan semakin aktif bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota dalam berbagai bidang, karena KAGAMA merupakan mitra strategis pemerintah," katanya.
Ia berharap KAGAMA dapat menjadi penggerak perubahan dan teladan bagi organisasi alumni lainnya di Surakarta.

