Solo, Antara Jateng - Komandan Komando Pendidikan dan Latihan (Dankodiklat) TNI, Mayor Jenderal TNI Dedi Kusnadi Thamrin melantik 20 siswa pendidikan pertama Prajurit Sukarela Dinas Pendek (PSDP) penerbang ke-31 di Lapangan Dirgantara Lanud Adi Sumarmo, Solo, Kamis.
Dankodiklat Dedi selaku inspektur upacara dalam acara pelantikan tersebut memberikan pengharagaan terhadap Prasis Heru Cakra Asari yang terpilih sebagai siswa terbaik selama pendidikan tahap pertama PSDP.
Menurut Dedi 20 siswa PSDP yang dilantik tersebut profesinya sebagai penerbang khusus untuk Angkatan Darat (AD). Mereka setelah ini, akan menjalani pendidikan penerbangan di Lanud Adi Sucipto Yogyakarta selama tiga tahun kemudian baru ditugaskan ke AD.
Siswa PSDP akan menjalani pendidikan di Adi Sucipto Yogyakarta, kata dia, karena memang pendidikan penerbangan saat ini yang mempunyai kesiapan secara keseluruhan baik instruktur maupun termasuk alutsista yang lengkap ada di pendidikan Angkatan Udara.
"Kenapa tidak di AD? Mereka nanti difokuskan, setelah pelantikan sebagai perwira di Yogyakarta, akan dididik kembali untuk menyesuaikan alutsista yang dimiliki oleh TNI AD," kata Dedi Kusnadi yang mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
Menurut dia, para siswa yang dilantik tersebut pada angkatan sebelumnya biasanya disalurkan menjadi anggota penerbang baik untuk AD, Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU), tetapi siswa khusus angkatan ke-31 ini, untuk kebutuhan AD. Karena, ada tuntutan tugas yang jumlahnya masih terbatas untuk mememuhi kebutuhan alutsista milik AD.
"AD kini sangat mendesak membutuhkan penerbang-penerbang handal, sehingga angkatan ke-31 dikhususkan untuk kebutuhan anggota AD," katanya.
Menyinggung soal antusias masyarakat yang ingin menjadi penerbang anggota TNI, Dankodiklat mengatakan mereka putra-putra terbaik daerah dari seluruh Indonesia yang terpilih sebanyak 20 siswa dari ribuan orang yang mendaftar ingin menjadi penerbang anggota TNI.
"Kami melaksanakan pendidikan calon penerbang melalui pendidikan dasar PSDP ini setiap tahun," katanya.
Menurut dia, kebutuhan calon penerbang anggota TNI tersebut yang diambil sekitar 20-an siswa terbaik setiap tahun melalui pendidikan pertama PSDP penerbang TNI, di Skadik 401 Lanud Adi Sumarmo selama tiga bulan kemudian tahap kedua pendidikan golongan perwira selama dua bulan.
Menurut Dankodiklat, mereka kemudian akan menjalani pendidikan Bina Terbang hingga menjadi pangkat perwira di Lanud Adi Sucipto Yogyakarta. Mereka kemudian menjalani pendidikan kematraan TNI khusus AD, AL, dan AU.
Acara pelantikan tersebut juga dimeriahkan kegiatan atraksi kolone senjata oleh para siswa.

