Kudus (ANTARA) - Kepolisian Resor Kudus, Jawa Tengah membantu evakuasi warga terdampak banjir di Dukuh Goleng, Desa Pasuruan Lor, Kecamatan Jati karena air mulai masuk rumah sehingga warga terpaksa mengungsi ke tempat aman.
"Genangan air saat ini diperkirakan antara 40 hingga 60 sentimeter, menyusul intensitas hujan yang cukup tinggi. Evakuasi dilakukan oleh jajaran Polsek Jati mulai pukul 12.30 WIB," kata Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo di Kudus, Senin.
Ia mengungkapkan warga yang dievakuasi berada di RT 1 hingga RT 3 RW 12 di Dukuh Goleng. Sedangkan tempat pengungsian sementara di TPQ Qoriatul Fikri di Desa Pasuruan Lor, Kecamatan Jati.
Kapolsek Jati AKP Hadi Noor Cahyo menambahkan evakuasi dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga keselamatan warga akibat kondisi genangan yang cukup tinggi.
"Air merendam permukiman warga hingga 60 cm. Demi keselamatan, kami evakuasi, terutama bagi anak-anak dan lansia," ujarnya.
Ia menambahkan pihak Kepolisian terus melakukan pemantauan di lokasi terdampak serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi kemungkinan hujan susulan.
"Saat ini warga kami tempatkan di lokasi yang aman. Kami tetap siaga dan siap melakukan evakuasi lanjutan apabila kondisi di lapangan memburuk," ujarnya.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta segera melapor jika membutuhkan bantuan darurat.
Sebelumnya, Kasat Samapta AKP Noor Alifi bersama jajaran juga menyalurkan bantuan makanan siap saji dan air minum untuk warga Desa Ngembalrejo yang terdampak banjir.
"Karena sebagian wilayah masih tergenang air, pendistribusian logistik dilakukan dengan menggunakan perahu kecil agar bantuan dapat menjangkau rumah warga," ujarnya.
Penggunaan perahu tersebut sekaligus sebagai langkah antisipasi apabila sewaktu-waktu diperlukan evakuasi warga, khususnya kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan warga yang memiliki keterbatasan mobilitas.

