Logo Header Antaranews Jateng

Batang matangkan program Daker memenuhi permintaan perusahaan

Senin, 12 Januari 2026 16:32 WIB
Image Print
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Batang Suprapto. ANTARA/HO-Humas Pemkab Batang

Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mematangkan program Dapat Kerja (Daker) bagi masyarakat sebagai upaya untuk memenuhi permintaan tenaga kerja oleh beberapa perusahaan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Batang Suprapto di Batang, Senin, mengatakan program ini dirancang untuk memastikan warga lokal tidak hanya menjadi penonton di tengah pertumbuhan industri yang semakin pesat, melainkan menjadi aktor utama yang kompeten.

"Langkah ini merupakan bentuk adaptasi terhadap kepemimpinan daerah yang baru yang memiliki program Dapat Kerja agar warga lokal tidak hanya sebagai penonton di tengah pesatnya berdiri industri di daerah ini," katanya.

Pada tahun ini, pihaknya menargetkan sekitar 2.000 peserta yang akan dijaring melalui program Dana Alokasi Khusus Reguler (DAKR) yang dibagi dua skema yaitu DAKR formal untuk mereka yang ingin langsung masuk ke pabrik dan DAKR informasi bagi warga yang memilih jalur mandiri atau berwirausaha.

Selain itu, kata dia, terobosan yang dilakukan yakni memperluas lokasi pelatihan yang tidak hanya mengandalkan Balai Latihan Kerja (BLK) milik pemerintah namun juga menggandeng sektor swasta.

"Pelatihan tidak harus di BLK milik Dinas Tenaga Kerja namun bisa juga di BLK swasta yang sekarang sudah mulai jalan," katanya.

Berdasarkan data kebutuhan riil dari berbagai perusahaan, pada tahun ini dibutuhkan sekitar 4.500 tenaga kerja lulusan sekolah menengah atas dan sekolah menengah kejuruan untuk mengisi berbagai posisi di sektor industri.

"Akan tetapi, jika diakumulasikan secara keseluruhan, peluangnya jauh lebih besar. Kalau kebutuhan total, termasuk lulusan sarjana dari semua jenjang pendidikan sudah sampai sekitar 6.200 orang," katanya.




Baca juga: Pemkab Batang ingatkan masyarakat waspada DBD



Pewarta :
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026