Selain Samsung dan Apple, Huawei jadi pembeli chip terbesar ketiga di dunia

id huawaei pembeli chip terbesar,Huawei Technologies Co

Selain Samsung dan Apple, Huawei jadi pembeli chip terbesar ketiga di dunia

Illustrasi: Seorang melintasi papan nama Huawei di Consumer Electronics Show (CES) Asia 2018 in Shanghai, China (REUTERS/Aly Song)

Beijing (Antaranews Jateng) -  Huawei Technologies Co menempati peringkat pembeli semikonduktor atau chip terbesar ketiga di dunia pada tahun 2018, mengikuti Samsung Electronics Co dan Apple Inc, China Daily melaporkan pada Rabu, mengutip laporan terbaru perusahaan riset Gartner Inc yang berbasis di AS.

Perusahaan teknologi China itu menghabiskan lebih dari 21 miliar dolar AS untuk chip semikonduktor tahun lalu, menyumbang 4,4 persen dari total pasar di seluruh dunia. Perusahaan meningkatkan pengeluaran chip sebesar 45,2 persen, melompat di depan Dell dan Lenovo Group, ke tempat ketiga.

Tiga perusahaan China lainnya, Lenovo, BBK Electronic Co dan Xiaomi Corp, juga berada di antara 10 pembeli semikonduktor teratas pada 2018.

Gartner mengatakan belanja semi-konduktor oleh 10 pembeli teratas meningkat secara signifikan, dan porsi mereka mencapai 40,2 persen dari total pasar semikonduktor pada 2018, naik dari 39,4 persen pada 2017.

Berkenaan dengan penjualan smartphone, Huawei menopang posisi terdepan. Perusahaan mengirimkan 30 juta smartphone di pasar domestik pada kuartal keempat tahun lalu, naik 23,3 persen YoY. Perusahaan menduduki puncak daftar dengan pangsa pasar 29 persen, menurut perusahaan riset IDC.

Oppo menempati peringkat kedua, dengan pengiriman smartphone mencapai 20,3 juta unit pada kuartal keempat, menyumbang 19,6 persen dari pangsa pasar, diikuti oleh Vivo, dengan pangsa pasar 18,8 persen.

Pengiriman smartphone Apple Inc di pasar China anjlok sekitar 20 persen selama periode ini, mengambil 11,5 persen dari pangsa pasar. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Intel investasikan 11 miliar dolar pada pabrik chip di Israel
Pewarta :
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar