Logo Header Antaranews Jateng

Turnamen E Sport HDN jaring talent ekonomi kreatif desa

Senin, 12 Januari 2026 19:58 WIB
Image Print
Pelaksanaan Turnamen E Sport hari kedua dalam rangka Hari Desa Nasional di Boyolali, Jawa Tengah, Senin (12/1/2026). ANTARA/HO-Pemkab Boyolali

Boyolali (ANTARA) - Pelaksanaan turnamen E Sport pada peringatan Hari Desa Nasional (HDN) 2026 di Boyolali, Jawa Tengah bertujuan memberikan untuk menjaring talent ekonomi kreatif desa.

Pada pelaksanaan Lomba E Sport Piala Bupati di Balai Sidang Mahesa Kabupaten Boyolali, Selasa Direktur Jenderal (Dirjen) Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal Kemendes PDT RI Samsul Widodo mengatakan tinggal tersisa 32 tim, dari 3.000 peserta yang mendaftar di hari pertama.

Ia mengatakan turnamen yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia (Kemendes PDT RI) tersebut bukan sekadar kompetisi tetapi juga untuk menjaring talent-talent ekonomi kreatif desa.

Untuk pemenang disiapkan hadiah berupa uang pembinaan sebesar Rp10 juta serta Piala Bupati Boyolali.

Usai lomba ini, ke depannya akan dilakukan pengembangan ekonomi kreatifnya seperti arena E Sport, di mana para talent bisa menjadi soundcaster, komentator, live streamer, pelatih, dan wasit.

“Jadi jangan dilihat bahwa turnamen E Sport ini hanya untuk sekedar turnamen, tidak, tapi untuk menjaring talent-talent ekonomi digital, ekonomi kreatif yang ada di desa-desa seluruh Indonesia,” katanya.

Melihat besarnya antusiasme para peserta, ia berharap ke depan Boyolali bisa menjadi pusat pengembangan atlet E Sport Nasional.

Saat ini, tiga desa yang lolos pada kompetisi E Sport Tingkat Nasional adalah tim dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Tengah, tim Bangka Belitung, dan tim dari Malang, Jawa Timur.

Selain Lomba E Sport, HDN 2026 ini juga dimeriahkan dengan Festival Film Desa dan Festival Youtube Desa. Nantinya, lima film terbaik dari seluruh Indonesia akan diputar di layar tancap yang ada di kawasan Gedung Lembu Sora Sekretariat Daerah Kabupaten Boyolali, Rabu (14/1).

“Ini akan kita jadikan rutin setiap tahun, menjadi puncak dari aktivitas ekonomi kreatif yang ada di desa-desa,” kata Samsul.

Salah satu peserta Lomba E Sport Adit sangat senang dengan adanya Lomba E Sport ini. Meski sempat mengalami hambatan karena koneksi jaringan, namun timnya berhasil lolos hingga hari kedua ini. Ia mengaku sudah sering berlatih bersama timnya untuk persiapan menghadapi lomba E Sport.

“Semoga di next event bisa ada turnamen lagi yang tambah meriah gitu,” kata remaja yang juga merupakan siswa SMA Al Abidin itu.



Pewarta :
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026