
Kementerian Desa dan PDT gali potensi desa untuk industri Esport

Boyolali (ANTARA) - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) RI berkomitmen menggali potensi desa untuk mengembangkan industri Esport di dalam negeri.
Menteri Desa dan PDT RI Yandri Susanto usai final turnamen E Sport pada peringatan Hari Desa Nasional (HDN) 2026 yang juga dihadiri oleh Anggota Komisi VII DPR RI Muhammad Hatta di Boyolali, Jawa Tengah, Selasa mengatakan turnamen tersebut merupakan terobosan baru untuk memaksimalkan potensi desa.
“Pelaksanaan ini untuk memastikan anak muda di desa, pemuda kampung, pemuda RT/RW, yang ada di pelosok pantai, di kaki gunung, di pinggir sawah bisa jadi orang hebat, terkenal. Bahkan di esport ini transfer pemain sampai miliaran rupiah, gaji pemain sampai Rp5,2 miliar. Artinya industri ini sangat menjanjikan dan harus kita arahkan ke hal positif,” katanya.
Apalagi, dikatakannya, esport sudah menjadi salah satu cabang olahraga resmi di Pekan Olahraga Nasional dan SEA Games.
“Insya Allah lewat lomba esport desa ini akan lahir pemain tangguh, petarung hebat, bisa membanggakan desa dan akhirnya membanggakan Indonesia,” katanya.
Ia juga berharap dengan terbentuknya ekosistem esport di Indonesia, maka potensi pendapatan dari industri ini tidak lari ke luar negeri.
“Ke depan Kementerian Desa akan melaksanakan lebih bagi lagi dengan hadiah yang lebih menarik,” katanya.
Sementara itu, kegiatan Turnamen Esport tersebut merupakan salah satu rangkaian acara Hari Desa Nasional 2026 yang puncak acaranya akan diselenggarakan di Boyolali, Kamis (15/1).
“Rangkaian banyak, melibatkan banyak orang, kelompok pemuda, petani, pengusaha. Ini cara kami melaksanakan kolaborasi untuk menyukseskan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo yakni membangun bangsa dari desa, pertumbuhan ekonomi, dan pemberantasan kemiskinan,” katanya.
Ia mengatakan hal tersebut sesuai dengan tagline Kementerian Desa dan PDT, yakni Bangun Desa Bangun Indonesia.
“Ini cara kami menyatakan bahwa jika desa maju maka Indonesia akan berhasil. Desa terdepan untuk Indonesia,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pemerintah pusat yang menjadikan Boyolali sebagai tuan rumah penyelenggaraan Hari Desa Nasional 2026.
“Kami ucapkan terima kasih atas kepercayaannya, amanahnya, Hari Desa Nasional 2026 dilaksanakan di Boyolali. Harapannya kedatangan para tamu dari seluruh Indonesia memberikan dampak positif bagi Boyolali,” katanya.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
