Semarang (ANTARA) - Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah menyebut inovasi tepat guna pertanian akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Selama ini sektor pertanian masih menjadi tulang punggung masyarakat di Jawa Tengah," kata Sarif di Semarang, Rabu.
Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah daerah untuk mengembangkan komoditas unggulan melalui berbagai inovasi sekaligus kolaborasi.
Ia mencontohkan potensi kelapa di Banyumas yang merupakan sentra nasional, sekaligus produk gulanya.
Menurut dia, potensi tersebut harus dijaga dan terus dioptimalkan.
"Misalnya, inovasi melalui pengembangan bibit varietas unggul," kata politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.
Ia menjelaskan pemerintah daerah bersama balai-balai penelitian pertanian dapat mengembangkan kelapa yang, misalnya masa tanamnya lebih cepat, sekaligus produktivitasnya tinggi.
Hal lain yang bisa dikembangkan, lanjut dia, dengan menyiapkan varietas kelapa dengan pohon yang bisa lebih pendek, sehingga dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan petani dalam menyadap nira.

“Misalnya cukup dengan tangga sederhana sudah bisa menyadap nira, sehingga tanpa perlu panjat pohon. Dengan demikian akan mengurangi risiko kecelakaan penderes,” kata legislator dari daerah pemilihan Cilacap dan Banyumas itu.
Inovasi yang dilakukan, menurut dia, tak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga membawa kesejahteraan dan keberlanjutan bagi petani Banyumas.
"Kolaborasi pemerintah daerah dengan berbagai pemangku kepentingan bisa menjadi pionir modernisasi sektor kelapa nasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen kelapa terbesar dunia," tambahnya.

