Stasiun Prupuk Tegal kembali layani penumpang

id Stasiun prupuk

Stasiun Prupuk Tegal kembali layani penumpang

Petugas PT KAI Daop 5 Purwokerto membenahi Stasiun Prupuk yang akan kembali melayani keberangkatan dan kedatangan penumpang mulai tanggal 18 Oktober 2018. (Foto: Dok. KAI Purwokerto)

Purwokerto (Antaranews Jateng) - Stasiun Prupuk, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, kembali melayani keberangkatan dan kedatangan penumpang kereta api mulai tanggal 18 Oktober 2018, kata Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto Supriyanto.
 
"Stasiun Prupuk setiap harinya dilewati 86 perjalanan kereta api dengan tujuan Cirebon/Jakarta, Tegal/Semarang, dan Purwokerto/Yogyakarta. Dari jumlah KA yang lewat tersebut, 56 di antaranya merupakan perjalanan KA penumpang," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jateng, Rabu sore.

Sebelumnya, kata dia, ada beberapa perjalanan KA yang berhenti untuk melayani penumpang yang akan naik atau turun di Stasiun Prupuk.

 Oleh karena beberapa waktu lalu ada gangguan pelayanan maupun keamanan bagi penumpang, lanjut dia, seluruh perjalanan kereta api yang melewati Stasiun Prupuk tidak ada yang berhenti sehingga semua berjalan langsung. 
 
"Mengingat situasi dan kondisi lingkungan yang sudah cukup tertata dan aman, serta adanya permintaan dari masyarakat agar Stasiun Prupuk kembali melayani naik dan turun penumpang, kami akan menghentikan luar biasa beberapa perjalanan kereta api untuk menjawab permintaan masyarakat tersebut," katanya.

Terkait dengan rencana tersebut. Supriyanto mengakui banyak yang harus dipersiapkan PT KAI Daop 5 Purwokerto agar Stasiun Prupuk dapat kembali melayani kedatangan dan keberangkatan penumpang.

Menurut dia, berbagai persiapan telah dilakukan PT KAI Daop 5 Purwokerto sejak bulan September 2018 seperti membuka kembali loket di stasiun termasuk perangkat dan petugasnya, pemasangan cetak maupun akses "boarding", menata kelengkapan fasilitas pelayanan penupang, serta penambahan tenaga pengamanan di Stasiun Prupuk.

 "Kami juga berkoordinasi dengan Kantor Pusat PT KAI (Persero) terkait dengan teknis 'Berhenti Luar Biasa' beberapa KA di Stasiun Prupuk. Untuk sementara, kami usulkan 14 perjalanan KA berhenti di Stasiun Prupuk untuk melayani penumpang mulai tanggal 18 Oktober 2018," katanya.

Ia mengatakan 14 kereta api yang akan berhenti di Stasiun Prupuk terdiri atas KA 7063 Jayakarta Premium tujuan Pasarsenen yang diberangkatkan pukul 01.23 WIB, KA 223 Kamandaka tujuan Semarangtawang pukul 06.04 WIB, KA 225 Kamandaka tujuan Purwokerto pukul 08.24 WIB, KA 192 Kutojaya Utara tujuan Kutoarjo pukul 09.49 WIB, KA 121 Sawunggalih tujuan Pasarsenen pukul 10.13 WIB, KA 227 Kamadaka tujuan Semarangtawang pukul 11.27 WIB, KA 122 Sawunggalih tujuan Kutoarjo pukul 12.13 WIB.

Selanjutnya, KA 229 Kamandaka tujuan Purwokerto pukul 15.01 WIB, KA 7064 Jayakarta Premium tujuan Surabayagubeng pukul 17.18 WIB, KA 231 Kamandaka tujuan Semarangtawang pukul 18.19 WIB, KA 191 Kutojaya Utara tujuan Pasarsenen pukul 20.31 WIB, KA 233 Kamandaka tujuan Purwokerto pukul 20.50 WIB, KA 123 Sawunggalih tujuan Pasarsenen pukul 22.14 WIB, dan KA 124 Sawunggalih tujuan Kutoarjo pukul 22.21 WIB.

Kendati demikian, dia  mengakui untuk pelayanan tiket untuk sementara waktu belum bisa tercantum nama Stasiun Prupuk.

"Bagi calon penumpang yang hendak memesan atau membeli tiket melalui aplikasi KAI Access maupun kanal eksternal lainnya, untuk tujuan Jakarta atau Semarang agar bisa naik dari Stasiun Prupuk, silakan memasukan 'Stasiun Bumiayu' pada stasiun keberangkatan. Demikian pula sebaliknya, bagi calon penumpang yang akan turun di Stasiun Prupuk supaya memasukan 'Stasiun Bumiayu' pada stasiun tujuan," jelasnya.

 Ia mengatakan calon penumpang tujuan Purwokerto/Cilacap/Kutoarjo/Yogyakarta sampai Surabaya yang akan naik kereta api dari Stasiun Prupuk agar mencantumkan "Stasiun Cirebon" sebagai stasiun keberangkatan.

 Sebaliknya, kata dia, calon penumpang dari arah Surabaya/Yogyakarta/Cilacap/Purwokerto yang akan turun di Stasiun Prupuk,agar mencantumkan "Stasiun Cirebon" sebagai stasiun tujuan.

"Khusus untuk calon penumpang KA Kamandaka yang akan naik dari Stasiun Prupuk, harap mencantumkan Stasiun Slawi sebagai stasiun keberangkatan. Demikian pula jika akan turun di Stasiun Prupuk, harap mencantumkan Stasiun Slawi sebagai stasiun tujuan. Secara bertahap, kami akan segera 'setting' pencantuman nama Stasiun Prupuk pada sistem pemesanan tiket," kata Supriyanto.

 Ia mengharapkan dengan adanya kereta api yang berhenti di Stasiun Prupuk, masyarakat setempat bisa memanfaatkan moda transportasi massal itu dalam melakukan perjalanan ke Jakarta, Semarang, Yogyakarta, atau Surabaya. 
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar