Pemkot Magelang tuntaskan pembangunan depo arsip

id pemkot magelang, depo arsip

Pemkot Magelang tuntaskan pembangunan depo arsip

Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito (kanan) meninjau gedung depo arsip, Jumat (19/1). (Foto: Dok. Humas Pemkot Magelang)

Magelang (Antaranews Jateng) - Pemerintah Kota Magelang menyelesaikan pembangunan depo arsip yang akan segera dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk penyimpanan dan pengelolaan berbagai arsip dari seluruh organisasi perangkat daerah setempat.

"Pembangunan sudah selesai 100 persen. Tanggal 27 Desember 2017 kemarin proyek pembangunan depo arsip sudah diserahterimakan dari rekanan ke Pemkot Magelang," kata Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemkot Magelang Triyamto Sutirno di sela peninjauan fasilitas tersebut oleh Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito dan beberapa pejabat pemkot lainnya di Magelang, Jumat.

Rencananya, dalam waktu dekat berbagai arsip yang saat ini masih berada di setiap OPD di lingkungan pemkot setempat mulai dipindahkan ke depo arsip di kompleks Kantor Sekretaris Daerah Pemkot Magelang itu.

Gedung depo arsip tersebut di lahan seluas 6.600 meter persegi dengan bangunan dua lantai seluas 2.300 meter persegi. Pembangunan depo arsip menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Magelang 2017 sekitar Rp6,4 miliar.

Ia mengatakan hingga saat ini bangunan untuk depo arsip masih dalam tahapan pemeliharaan hingga enam bulan ke depan.

"Nantinya depo akan dipergunakan untuk menyimpan arsip-arsip maupun dokumen milik seluruh OPD di lingkungan Pemkot Magelang, baik arsip statis maupun arsip dinamis," kata dia.

Wali Kota Sigit Widyonindito mengharapkan pemindahan berbagai arsip dan dokumen barang dari seluruh OPD ke depo tersebut segera bisa dilaksanakan.

"Bangunan sudah selesai segera difungsikan. Jika ada kekurangan nanti bisa disempurnakan sambil jalan," ujar dia.

Ia mengharapkan pengelolaan depo arsip oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemkot Magelang bisa memberikan jaminan keamanan terhadap berbagai arsip yang ada.

Selama ini, katanya, arsip disimpan di masing-masing OPD dengan ruangan yang kurang representatif, antara lain luasnya terbatas, tidak aman, rawan terjadi kerusakan dan mudah kebakaran karena dikemas dalam kardus atau karton.

"Dengan disimpan di depo arsip, arsip-arsip akan `di-back up` dan dikelola dengan sebaik-baiknya," ujar Sigit.

Pemkot Magelang saat ini juga sedang melakukan proses transisi dari arsip konvensional ke digital agar bisa bertahan lama dan memudahkan dalam pencarian setiap saat.

Selain itu, pemkot juga menyiapkan sejumlah petugas atau tenaga fungsional yang secara khusus melakukan perawatan dan penjagaan arsip. (hms)
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar