"Hingga batas akhir waktu perbaikan, yakni Jumat (7/8), tiga pasangan calon kepala daerah masing-masing dari Kota Pekalongan, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Klaten tidak mengembalikan serta tidak memperbaiki berkas persyaratan," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Jateng Joko Purnomo di Semarang, Minggu.
Ketiga pasangan calon kepala daerah yang bisa dipastikan tidak lolos tahap pendaftaran itu, adalah bakal paslon perseorangan pilkada Kota Pekalongan Sudjaka Martana-Fauzi Umar Lahji, bakal pasangan calon perseorangan pilkada Kabupaten Boyolali Cahyo Sumarso-M.Yakni Anwar, dan pasangan calon kepala daerah pilkada Kabupaten Klaten Suhardjanto-Sunardi yang diusung PKS, Gerindra, Hanura.
Joko memerinci bahwa bakal pasangan calon pilkada di Kota Pekalongan dan Kabupaten Boyolali tidak mengembalikan berkas persyaratan pendaftaran menjadi peserta pilkada, sedangkan bakal pasangan calon pilkada Kabupaten Klaten mengembalikan berkas persyaratan tapi tidak ada yang diperbaiki.
Menurut dia, petugas KPU di kabupaten/kota setempat sudah berusaha menghubungi bakal pasangan calon yang bersangkutan, namun tidak direspons.
"Dengan demikian, bakal pasangan calon di Kota Pekalongan dan Kabupaten Klaten yang semula ada empat kandidat sekarang masing-masing hanya ada tiga pasangan calon, sedangkan bakal pasangan calon di Kabupaten Boyolali sekarang hanya ada dua pasangan calon," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa setelah tahap pendaftaran selesai, KPU akan melanjutkan tahap selanjutnya berupa verifikasi terhadap berkas-berkas persyaratan dari setiap bakal pasangan calon yang telah mendaftar.
"Pada Senin (24/8), kami akan mengumumkan bakal pasangan calon yang telah memenuhi persyaratan dan menetapkannya menjadi pasangan calon kepala daerah peserta pilkada di 21 kabupaten/kota," katanya.
Sebanyak 56 bakal pasangan calon kepala daerah pilkada di 21 kabupaten/kota di Jateng, adalah Kabupaten Kebumen pasangan Khayub Mohammad Lutfi-Akhmad Bakrun (Golkar, Nasdem, PKS), pasangan Mohammad Yahya Fuad-Yazid Mahfudz (Gerindra, Demokrat, PKB, PAN), pasangan Bambang Widodo-Sunarto (PDIP, Hanura).
Di Kabupaten Purbalingga pasangan Tasdi-Dyah Hayuning Pratiwi (PDIP, Gerindra, PAN, PKS, Nasdem), pasangan Sugeng-Sutjipto (PKB, Demokrat, Hanura).
Di Kabupaten Purworejo pasangan Hamdan Azhari-Suhar (Gerindra, Nasdem, PAN), pasangan Nurul Triwahyuni-Budi Sunaryo (PDIP, PKB), pasangan Agus Bastian-Yuli Hastuti (Demokrat, Hanura, Golkar).
Di Kabupaten Wonosobo pasangan Muhammad Suhardi-Joko Wiyono (perseorangan), pasangan Maya Rosida-Eko Prasetyo Heru Wibowo (PDIP, Nasdem), pasangan Sarif Abdillah-Usup Sumanang (PKB, Gerindra, PAN, Demokrat), pasangan Eko Purnomo-Agus Subagyo (Hanura, Golkar, PPP, PKS).
Di Kabupaten Boyolali pasangan Seno Samudro-Mohammad Said Hidayat (PDIP), pasangan Agus Purmanto-Sugiarto (PKS, Gerindra, PKB). Di Kabupaten Klaten pasangan Mustafid Fauzan-Sri Harmanto (perseorangan), pasangan One Krisnata-Sunarto (Golkar, PAN, PKB, Demokrat), pasangan Sri Hartini-Sri Mulyani (PDIP, Nasdem).
Di Kabupaten Sukoharjo pasangan Wardoyo Wijaya-Purwadi (PDIP), pasangan Nurdin-Anis Mudhakir (PAN, PKB, Demokrat). Di Kabupaten Wonogiri pasangan Joko Sutopo-Edy Santoso (PDIP, Nasdem), pasangan Hamid Noor Yasin-Wawan Setya Nugraha (PKS, PAN, Gerindra, Demokrat).
Di Kabupaten Sragen pasangan Kusdinar Untung Yuni Sukowati-Dedy Endriyatno (Gerindra, PKS), pasangan Sugiyamto-Joko Saptono (PDI, Demokrat), pasangan Jaka Sumanta-Surojogo (PAN, PKB), pasangan Agus Fatchur Rahman-Djoko Suprapto (Golkar, Hanura).
Di Kabupaten Grobogan pasangan Sei Sumarni-Edy Maryono (PDIP, PAN, PKB, Hanura), pasangan Icek Baskoro-Sugeng Prasetyo (Golkar, Gerindra, Nasdem).
Di Kabupaten Blora pasangan Djoko Nugroho-Arif Rohman (PKB, Nasdem, Hanura), pasangan Abu Nafi-Dasum (PDIP, PPP, Gerindra), pasangan Kusnanto-Sutrisno (Golkar, Demokrat). Di Kabupaten Rembang pasangan Abdul Hafidz-Bayu Andrianto (perseorangan), pasangan Hamzah Fathoni-Ridwan (PKB, PDIP, Gerindra), pasangan Sunarto-Kuntum Khairu Basa (PKS, Demokrat).
Di Kabupaten Demak pasangan Harwanto-Maskuri (Gerindra, PAN, Demokrat), pasangan Dachirin Said-Edi Sayudi (PKB, Nasdem), pasangan H.M. Natsir-Joko Sutanto (Golkar, PPP). Di Kabupaten Semarang pasangan Nur Jatmiko-Mas'ud Ridwan (PKB, Golkar, Hanura, PKS), pasangan Mundjirin-Ngesti Nugraha (PDIP, Gerindra, PAN).
Di Kabupaten Kendal pasangan Widya Kandi Susanti-Muhammad Hilmi (PDIP, Nasdem, PKB), pasangan Mirna Annisa-Masrur Masykur (PKS, Hanura, Gerindra). Di Kabupaten Pekalongan pasangan Riswadi-Nurbalistik (PDIP), pasangan Asip Kholbihi-Arini Harimurti (PKB).
Di Kabupaten Pemalang pasangan Mukhamad Arifin-Romi Indiarto (Gerindra, PKB), pasangan Mukti Agung Wibowo-Afifudin (PKS, PAN, Hanura), pasangan Junaedi-Martono (PDIP). Di Kota Magelang pasangan Moch Haryanto-Agus Susatyo (PKB, Demorat), pasangan Sigit Widyonindito-Windarti Agustina (PDIP, PAN, Gerindra), pasangan Joko Prasetyo-Priyo Waspodo (perseorangan).
Di Kota Surakarta pasangan F.X. Hadi Rudyatmo-Achmad Purnomo (PDIP), pasangan Anung Indro Susanto-Muhammad Fajri (Demokrat, PKS, Gerindra, PAN). Di Kota Semarang pasangan Soemarmo-Zuber Safawi (PKB, PKS), pasangan Sigit Ibnugroho Sarasprono-Agus Sutyoso (Gerindra, PAN, Golkar), pasangan Hendrar Prihadi-Hevearita Gunaryanti Rahayu (PDIP, Demokrat, Nasdem).
Di Kota Pekalongan pasangan Abdul Hamka Naja-Nur Chasanah (PAN, Gerindra), Alf Arslan Djunaid-Mochammad Saelany Machfudz (PDIP, PKB), pasangan Dwi Heri Wibawa-Sutarip Tulis Widodo (Golkar).

