
Jumlah wisatawan di objek wisata Jateng saat Natal-tahun baru capai 4,39 juta orang

Semarang, Jateng (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencatat jumlah kunjungan wisatawan ke berbagai objek wisata di wilayahnya pada momentum liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mencapai 4.395.301 orang.
Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jateng Muhamad Masrofi di Semarang, Jateng, Senin, menyebutkan tingkat kunjungan wisatawan di Jateng tersebut naik 2,11 persen dibanding tahun lalu.
Adapun jumlah kunjungan wisatawan ke Jateng pada periode sama tahun lalu, yakni 20 Desember hingga 4 Januari 2025 sebanyak 4,3 juta wisatawan.
Ada beberapa objek wisata di Jateng yang menjadi destinasi unggulan antara lain Kota Lama Semarang di peringkat pertama dengan 508.673 pelancong.
Kedua, Masjid Agung Demak 340.436 wisatawan, kemudian Makam Sunan Kalijaga 309.199 orang, Candi Prambanan 264.188 orang, Masjid Raya Sheikh Zayed Solo 192.048 orang, dan Candi Borobudur sebanyak 166.152 pelancong.
Menurut dia, masyarakat memiliki pola dalam melakukan perjalanan wisata, khususnya di Jateng, yakni cenderung mengunjungi destinasi wisata yang hemat dan tanpa biaya tiket masuk.
"Kalau di kawasan Kota Lama Semarang, satu tidak berbayar. Untuk menikmati lokasinya sendiri tidak dipungut biaya. Ini yang menyebabkan orang-orang banyak tertarik berkunjung, ditambah wisata kuliner dan spot foto," katanya.
Sedangkan, untuk pembelanjaan, kata dia, kecenderungannya dialihkan ke wisata kuliner dan mengunjungi pusat oleh-oleh.
Beberapa objek wisata lain juga menjadi jujukan pelancong, seperti kawasan Dieng Banjarnegara, Pantai Karang Jahe Rembang, Museum Lawang Sewu Semarang, dan Owabong Purbalingga.
Sedangkan, dari daerah tujuan, ia menyebutkan bahwa Kota Semarang menduduki peringkat pertama dengan tingkat kunjungan sebanyak 766.126 pelancong.
Kemudian, Kabupaten Klaten di urutan kedua dengan 617.038 pelancong, Kabupaten Demak di urutan ketiga dengan 571.431 pelancong, diikuti Kabupaten Rembang 370.854 pelancong) dan Kota Surakarta 330.582 pelancong.
"Puncak keramaian (liburan Natal-tahun baru) terjadi pada Minggu (28/12/2025) dan Kamis (1/1/2026)," katanya.
Baca juga: PDAM Kota Semarang bersama pemangku kepentingan segera evaluasi seluruh hydrant
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
