Logo Header Antaranews Jateng

Pengadilan Tipikor memvonis bebas mantan Dirut Bank Jateng

Jumat, 8 Mei 2026 07:11 WIB
Image Print
Mantan Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno (kiri) usai menjalani sidang putusan kasus korupsi pemberian kredit kepada PT Sritex di Semarang, Kamis (7/5/2026). ANTARA/I.C. Senjaya

Semarang (ANTARA) - Pengadilan Tipikor Semarang memvonis bebas mantan Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno dalam kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas kredit untuk PT Sritex yang merugikan bank milik pemerintah daerah itu sekitar Rp502 miliar.

"Menyatakan terdakwa tidak terbukti bersalah atas dakwaan jaksa untuk seluruhnya. Memerintahkan terdakwa untuk dibebaskan seketika setelah putusan ini diucapkan," kata Hakim Ketua Rommel Franciskus Tampubolon dalam sidang di Semarang, Kamis malam.

Dalam putusan, majelis hakim membuktikan dakwaan penuntut umum yang disusun secara subsideritas, yakni pelanggar Pasal 603 KUHP tentang tindak pidana korupsi atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 yang telah diubah dengan Undang-Undang.

Menurut hakim, dalam persidangan, terdakwa tidak terbukti ikut campur tangan agar permohonan kredit PT Sritex dipecah menjadi dua.

Selain itu, lanjut dia, terdakwa juga todak terbukti menekan tim analisis kredit maupun Divisi Kepatuhan Bank Jateng dalam pengajuan kredit tersebut.

"Pengajuan kredit dianalisis secara bertahap dan dimintakan rekomendasi kepada divisi kepatuhan," katanya.

Menurut dia, terdakwa tidak terbukti melakukan intervensi dan tidak ada konflik kepentingan dalam memutus kredit PT Sritex tersebut.

Dengan demikian, menurut dia, terdakwa tidak terbukti menyalahgunakan wewenang atau jabatannya dalam permohonan kredit tersebut.

Ia menyebutkan ketidakmampuan PT Sritex dalam melunasi kredit diakibatkan oleh manipulasi laporan keuangan yang dilakukan secara terencana.

Kondisi tersebut, lanjut dia, bukan menjadi tanggung jawab terdakwa, namun pihak yang melakukan rekayasa laporan keuangan.

Dalam perkara tersebut, terdakwa Supriyatno dituntut 10 tahun penjara oleh penuntut umum.

Terhadap putusan tersebut, hakim memberi kesempatan penuntut umum melakukan upaya hukum lanjutan


Baca juga: Pengadilan Tipikor memvonis bebas mantan Dirut BJB di kasus korupsi Sritex



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026