
Pengembangan kawasan industri dinilai kunci pertumbuhan ekonomi Kabupaten Blora

Blora (ANTARA) - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Siswanto menilai pengembangan kawasan industri menjadi salah satu kunci utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Blora.
"Dengan adanya industri dan jalur perdagangan maupun logistik, masyarakat yang sebelumnya menganggur bisa bekerja sehingga tingkat kesejahteraan meningkat," ujarnya di Blora, Jumat.
Sebelumnya, kata dia, DPRD Blora melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang serta audiensi dengan Gubernur Jateng dan Kementerian Investasi, beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan Pemprov Jateng saat ini tengah mengusulkan 12 kawasan industri baru di berbagai daerah guna menangkap tingginya minat investor masuk ke Jawa Tengah.
Menurut dia daerah harus mampu menyiapkan regulasi yang mendukung investasi agar tidak kalah bersaing dengan daerah maupun negara lain.
"Kalau Batang itu kompetisinya bukan lagi antardaerah di Indonesia, tetapi sudah dengan luar negeri, seperti Vietnam, Thailand dan yang lainnya," ujarnya.
Siswanto mengatakan DPRD memiliki peran penting dalam mendukung kemudahan investasi melalui pembentukan regulasi yang memberikan kepastian hukum, kemudahan perizinan, insentif pajak dan retribusi, hingga penyesuaian tata ruang.
Ia menyebut revisi peraturan daerah terkait tata ruang dan rencana detail tata ruang (RDTR) menjadi salah satu langkah strategis untuk mempercepat pertumbuhan investasi di daerah.
Menurut dia kerja sama antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif dan berkelanjutan.
"Kita ingin investasi yang masuk benar-benar berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat," ujarnya.
Baca juga: Pemkab Blora ciptakan iklim investasi kondusif dengan permudah perizinan
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
