Mereka bersama keluarga mendatangi berbagai masjid dan mushala terdekat untuk menjalankan shalat tarawih pertama dan kemudian dilanjutkan dengan tadarus Al Quran.
Shalat tarawih pertama di Masjid Agung Kauman Kota Magelang, Jawa Tengah, di kawasan alun-alun setempat berlangsung sejak sekitar pukul 18.48 WIB.
Umat Islam yang menjalani shalat tersebut di masjid terbesar di kota itu, bukan hanya berasal dari daerah setempat, akan tetapi juga mereka yang sedang melintasi kota tersebut, singgah beberapa waktu untuk ibadah itu.
Shalat tarawih di masjid setempat dipimpin oleh Kiai Adib dari Pondok Pesantren An Nur, Ngrukem, Pendowoharjo, Sewon, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Staf Sekretariat Masjid Agung Kauman Kota Magelang Dedi Candra Triwibowo mengatakan tentang tradisi umat Islam setempat setiap Ramadhan melakukan semaan Al Quran. Tradisi itu berlangsung sejak 1-22 Ramadhan setelah shalat zuhur dengan jumlah sekitar 100 umat setiap hari.
Pada Ramadhan 1436 Hijriah, umat Islam yang mengikuti tradisi tersebut, akan dipimpin Gus Adib dengan pengajian oleh Gus Mahrus (Bantul).
Ia mengatakan umat yang mengikuti semaan Al Quran di Masjid Kauman biasanya bukan hanya datang dari berbagai kampung di Kota Magelang.
Akan tetapi, katanya, banyak juga umat yang datang dari berbagai desa di sekitar Kota Magelang.
Di Masjid Agung Payaman, Kecamatan Secang, setiap Ramadhan juga didatangi para orang berusia lanjut untuk mengikuti tradisi "pesantren sepuh".
Mereka selain mengikuti shalat berjamaah, juga pembacaaan Al Quran, dan pengajian.
Umat Islam yang mengikuti kegiatan "pesantren sepuh" setiap Bulan Puasa itu, selain dari sekitar masjid setempat juga dari beberapa daerah tetangga Kabupaten Magelang.

