Polri buka penerimaan bintara bidan dan pramugari

id Polda kalsel, rekrutmen anggota Polri, Bintara Polri, tamtama, taruna akpol, penerimaan anggota Polri

Polri buka penerimaan bintara bidan dan pramugari

Kepala Biro SDM Polda Kalimantan Selatan, Komisaris Besar Polisi Ari Wahyu Widodo. ANTARA/Firman

Banjarmasin (ANTARA) - Polri membuka perekrutan calon anggotanya mulai tingkat tamtama, bintara, hingga taruna Akademi Kepolisian. Yang menatik, ada formasi untuk bintara bidan dan bintara pramugari dalam penerimaan tahun ini.

"Khusus untuk bintara kali ini memang cukup banyak bidang tugas yang dicari, jadi ini kesempatan besar bagi putra-putri bangsa yang ingin berkarir di kepolisian," kata Kepala Biro SDM Polda Kalimantan Selatan, Komisaris Besar Polisi Ari Widodo, di Banjarmasin, Senin.

Baca juga: 119 calon taruna Akpol Semarang dipulangkan tahap akhir

Selain formasi polisi tugas umum, tercatat ada sejumlah formasi yang dibuka. Di antaranya bintara polisi air, bintara teknologi informasi, bintara musik, bintara penerbang, bintara penyidik pembantu, bintara olahraga, bintara agama, bintara tata boga, bintara perawat hingga bintara bidan dan bintara pramugari.

Sedangkan untuk tamtama, bakal di tempatnya menjadi anggota Brigade Mobil dan juga Polisi Perairan.

Pendaftaran online dibuka sejak 7 sampai 23 Maret 2020 mendatang melalui laman www.penerimaan.polri.go.id.

Baca juga: Kapolri wisuda 306 sarjana lulusan Akpol Semarang

Selain mendaftar secara online, peminat juga diminta mendatangi Polres setempat untuk penyerahan berkah administrasi guna tahapan berikutnya.

"Bagi adik-adik muda dan mudi yang mendaftar, persiapkan diri sebaik mungkin. Belajar yang rajin dengan banyak membaca serta latihan fisik secara maksimal. Yang penting jaga kondisi kesehatan agar tetap bugar saat tes nanti," kata Widodo.

Kepada pihak orangtua, dia juga mengingatkan agar tidak mudah percaya pada setiap tawaran agar anaknya lulus. Karena pelaksanaan tes dilakukan secara bersih, transparan, akuntabel dan humanis, yang disingkat BETAH.

"Jadi kami pastikan semua tawaran itu hanya penipu belaka. Modusnya penembak di atas kuda. Padahal anak bersangkutan memang lulus, namun diklaim atas jasa oknum penipu tadi seakan-akan dia berperan," kata dia.


Baca juga: Alumnus akpol 2018 dididik Manajemen Talenta Polri
 
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar