Boyolali (Antaranews Jateng) - Pemerintah Kabupaten Boyolali yang terus mengembangkan daerahnya dengan membangun ikon-ikon baru untuk menarik wisatawan, dan salah satunya, Taman Tiga Menara di Bundaran Asrikanto, Desa Kiringan, Kecamatan Boyolali Kota, kini menjadi ajang swafoto para pengunjung.
Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Boyolali Wiwis Trisiwi Handayani, di Boyolali, Jumat, mengatakan, Pemkab Boyolali yang membangun tiga ikon-ikon baru Monumen Tumpeng Merapi, Monumen Susu Murni, Candi, termasuk Taman Tiga Menara yang diresmikan beberapa waktu lalu, menjadi daya tarik kunjungan wisata lokal di daerah ini.
Bahkan, kata Wiwis Trisiwi Handayani berdirinya Taman Tiga Menara di Bundaran Asrikanto, Desa Kiringan, Kecamatan Boyolali Kota, salah satu tempat rekreasi baru bagi pengunjung sebagai ajang swafoto.
"Kami melihat taman itu, kalao malam banyak pengunjung yang berswafoto ria dan mereka menikmati suana malam di Boyolali," kata Wiwis.
Banyaknya pengunjung di tempat-tempat ikon atau wsiata buatan di Boyolali tersebut, lanjut Wiwis, diharapkan akan menumbuhkan perekonomian masyarakat di daerah setempat.
Menurut Wiwis Taman Tiga Menara tersebut terdiri dari tiga miniatur bangunan Tujuh Keajaiban Dunia (Seven Wonders). Bangunan itu, yakni Menara Pisa, Menara Eiffel dan Patung Liberty detil dengan ornamen dan skala ukurannya menyerupai aslinya.
Bahkan, Taman Tiga Menara tersebut terlihat berdiri sangat indah dengan tata lampu yang menerangi sehingga menambah suasana malam yang menjadi kota penghasil susu sapi murni itu, dapat diingat menjadi kenangan para pengunjung.
Selain itu, kata Wiwis, dengan keberadaan tol Solo-Kertosono (Soker) di Boyolali saat ini, harus dimaksimalkan salah satunya untuk mendongkrak kunjungan wisatawan. Dalam hal ini, Boyolali harus berdaya saing tinggi di bidang wisata.
"Kami menargetkan kunjungan wisatawan lokal di Kota Boyolali tahun ini, mencapai dua juta orang," katanya.
Wahyuni (27) warga Kota Salatiga mengunjungi lokasi Taman Tiga Menara di Boyolali hany untuk swafoto. Dan, taman ini, ternyata sangat bagus untuk foto-foto, dan masyarakat juga sudah mengenal taman itu, ada di Boyolali.
"Saya penasaran bersama teman-teman untuk berkunjung ke taman ini, ternyata memang bagus seperti gambar-gambar yang meredar di media sosial," kaya Wahyuni.
Margono (38) salah satu pedagang minuman khas wedang ronde di kawasan Taman Tiga Menara Boyolali menjelaskan, Taman Tiga Menara di Boyolali banyak dikunjungi warga ketikan hari Sabtu dan Minggu malam. Mereka datang untuk berfoto-foto dan duduk menikmati udara malam.
Bahkan, kata Margono, dagangannya wedang ronde pada malam Minggu menambah stok untuk melayani pengunjung di taman ini. Mereka merasakan hangatnya minuman khas wedang ronde sambil menikmati udara malam di Boyolali.

Mau selfie? Coba ke Taman Tiga Menara Boyolali

Taman Tiga Menara terdiri dari tiga miniatur bangunan Tujuh Keajaiban Dunia (Seven Wonders) yakni Menara Pisa, Menara Eiffel dan Patung Liberty detil dengan ornamen dan skala ukurannya menyerupai aslinya saat suasana malam hari di Bundaran Asrikanto, Desa Kiringan, Kecamatan Boyolali Kota. (Foto:Bambang Dwi Marwoto)
