Magelang, ANTARA JATENG - PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (PT TWC) meluncurkan aplikasi "Chattra Borobudur E-Guide" sebagai upaya edukasi dan pengelolaan pengunjung berbasis teknologi digital.
Direktur Utama PT TWC, Edy Setijono di Magelang, Jawa Tengah, Kamis, mengatakan PT TWC menjadi salah satu perusahaan BUMN yang mengelola kawasan pariwisata, yaitu situs warisan budaya dunia, Candi Borobudur.
Ia menuturkan sejalan dengan visi misi pengelolaan dan pengembangan pariwisata Candi Borobudur, PT TWC juga memiliki tanggung jawab untuk ikut berpartisipasi dalam menjaga keutuhan serta pelestarian Candi Borobudur.
Bagi PT TWC, bisnis pariwisata dan pelestarian adalah dua sisi mata uang yang perlu dijaga eksistensinya. Bisnis dan pelestarian perlu ditangani dengan bantuan teknologi informasi yang memadai, terintegrasi dan mutakhir.
"Salah satu upaya untuk memberikan edukasi dan secara paralel dalam pengelolaan pengunjung, maka PT TWC mengambil langkah untuk menghadirkan solusi dalam lingkup teknologi, yaitu dengan menyediakan aplikasi digital guiding dan visitor management yang bermitra dengan perusahaan asal Austria, Oroundo International," katanya.
Menurut dia aplikasi "Chattra Borobudur E-Guide" akan dioperasikan di seluruh area Candi Borobudur yang secara otomatis akan menjelaskan deskripsi tentang suatu objek dan benda/relief ketika pengunjung mendekati area tertentu dengan konektivitas melalui bluetooth.
Oroundo adalah sebuah "international plat form" yang memiliki kantor utama di Vienna, Austria, yang menghubungkan dan menginformasikan kepada wisatawan tentang pariwisata dan tempat budaya.
"Ada dua fungsi utama yang ingin dicapai dengan aplikasi tersebut, yakni fungsi visitor management dan fungsi service excellent," katanya.
Ia mengatakan bahwa aplikasi ini bisa mengelola pengunjung dan kawasan sekitar Candi Borobudur dengan lebih baik mulai dari pintu masuk (maingate).
CEO Oroundo, Patrick Tomelitsch dan Klaus Windisch menegaskan bahwa aplikasi ini dapat menciptakan pengalaman baru dan berbeda kepada semua wisatawan dengan salah satu produknya yaitu "Cultural Places".
Manurut Patrick, aplikasi ini disesuaikan dengan kondisi masing-masing negara serta destinasi pariwisata yang ada dan sudah dapat didownload gratis di Playstore dan Appstore.
Ia menuturkan dilengkapi dengan teknologi pemancar berupa microchip kecil bluetooth, aplikasi ini memastikan bahwa konten yang ditampilkan di lokasi adalah tepat. Selain itu, aplikasi ini juga memberikan kemudahan dan sumber informasi tempat pariwisata dan budaya yang akurat dan terpercaya.
"Disajikan dalam bentuk deskripsi teks, pemandu audio, foto, dan peta navigasi, aplikasi `Chattra Borobudur E-Guide` ini dapat diakses offline tanpa wifi," katanya.
Produk yang dihasilkan adalah berupa aplikasi mobile berbasis android dan juga IOS, yang kontennya akan memuat segala hal informasi mengenai Candi Borobudur dan sekitarnya.
Pengunjung dapat mengetahui isi konten Candi Borobudur dengan cara membaca teks informasi, video dan juga suara pemandu (guide) sesuai dengan lokasi yang dilewati oleh pengunjung," katanya.
Ia mengatakan, manfaat dari sisi edukasi dan konservasi, PT TWC akan mendapatkan fasilitas Visitor Management dan akan terlihat posisi serta jalur mana saja pengunjung berjalan di sekitaran candi.
Dengan menggunakan teknologi ini, pengunjung dimudahkan dalam melakukan wisata ke Candi Borobudur, karena aplikasi ini mampu menjadi "private tour guide" pengunjung selama di Candi Borobudur melalui beberapa titik yang sudah tersedia.

