Menurut Ketua Panitia HUT Ke-41 Kospin Jasa, Guruh Irianto, Senin, di Pekalongan, sejumlah kegiatan tersebut, antara lain, pembagian sembako, medhical check-up, dan siraman rohani.
Koperasi beraset triliunan rupiah ini juga menggelar turnamen golf, pelatihan kecerdasan spiritual ESQ total, futsal, dan senam sehat.
"Selain itu, ziarah ke makam pendiri dan pejuang Kospin Jasa serta sunatan massal. Semua kegiatan dapat berlangsung dengan lancar berkat kerja keras semua jajaran panitia dan keluarga besar Kospin Jasa," katanya.
Menurut dia, adapun kegiatan yang belum tuntas dilaksanakan pada HUT Ke-41 yang jatuh pada pada tanggal 13 Desember itu adalah donor darah dan khitanan massal.
"Untuk donor darah, ada beberapa cabang yang belum melaksanakan kegiatannya karena harus menyesuaikan budaya setempat. Sedangkan khitanan massal kami menargetkan 100 anak yang akan dilaksanakan pada 24 Desember 2014 di RS Djunaid," katanya.
Ketua Umum Kospin Jasa Pekalongan, Andy Arslan Djunaid mengatakan eksisnya Kospin Jasa karenakan semua pengurus, karyawan, dan anggota senantiasa dalam beraktivitas memperjuangkan dan mengedepankan sifat amanah.
"Tanpa kepercayaan dari semua pihak tidak mungkin Kospin Jasa bisa maju seperti sekarang ini. Akan tetapi, kami belum merasa puas dengan hasil capaian Kospin Jasa," katanya.
Ia mengatakan untuk mengelola sebuah koperasi memang harus memiliki strategi dan keseriusan agar bisa meraih kemajuan.
Kejeniusan mengelola koperasi, kata dia, bisa diimplementasikan dengan memanfaatkan potensi yang ada tetapi disertai doa.
"Orang terkadang melupakan satu hal, padahal itu sangat mendasar yaitu doa. Orang hanya bicara tentang teori, target, rencana, kerja keras tetapi jika lupa doa maka itu belum jenius," katanya.
Menurut dia, koperasi mungkin masih dianggap sebelah mata dan tidak menarik bagi masyarakat khususnya anak-anak muda.
"Koperasi barangkali dianggap tidak menarik tetapi ketika dikelola dengan sungguh-sungguh, profesional, amanah, dan kerja keras ternyata kami mampu bersaing. Saat ini aset kami mampu menembus Rp4,1 triliun dan memiliki 117 kantor pelayanan di seluruh Indonesia," katanya. (ksm)

