Jepara (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menyerahkan bantuan BBM Dexlite 1.000 liter untuk operasional alat berat serta tabung elpiji untuk dapur umum posko pengungsian dan makanan cepat saji.
Bantuan diserahkan PT Pertamina secara simbolis kepada Bupati Jepara Witiarso Utomo disaksikan Gubernur Jateng Komjen Pol (Purn) Drs Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen pada saat mengunjungi titik pembersihan ekskavator di Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Selasa (13/1).
"Fokus utama kepedulian Pertamina adalah bantuan BBM untuk operasional alat berat," kata Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah Taufiq Kurniawan di Jepara, Selasa.
Apalagi, kata dia, alat berat tersebut dioperasikan untuk membersihkan jalanan dari material longsor dan membuat penyambungan jalan sementara menuju Desa Tempur yang terisolasi, sehingga akses harus dibuka terlebih dahulu.
Ketika akses dibuka, kata dia, bantuan dan mobilisasi lainnya menjadi mudah.
"Saat ini layanan listrik ke desa tersebut sudah tersambung, sehingga BBM hanya diperlukan untuk alat berat. Terdapat satu pangkalan elpiji di desa tersebut yang sempat terisolasi, namun Pertamina memastikan untuk kebutuhan memasak selain elpiji Bright Gas bantuan untuk dapur umum juga dipasok dari agen elpiji di bawah dengan sarana yang memungkinkan untuk mencapai desa tersebut, sehingga pasokan elpiji kami amankan dengan segala upaya," ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Jepara Arwin Noor Isdiyanto mengatakan ada enam dukuh yang terdiri atas 1.446 kepala keluarga yang terisolasi akibat terputusnya akses jalan secara total.
Longsor menerjang Desa Termpur pada Jumat (9/1), setelah diguyur hujan deras tanpa henti. "Terdapat 3.522 jiwa dari 1.445 kepala keluarga Desa Tempur yang berada di enam dukuh terisolasi akibat terputusnya akses jalan secara total," ujarnya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kabupaten Jepara Tri Mulyo Mardi Santoso menyampaikan apresiasi atas dukungan kepada PT Pertamina Patra Niaga dalam penanganan bencana longsor di Desa Tempur.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina Patra Niaga yang telah turun langsung ke lapangan untuk membantu warga kami yang terdampak bencana longsor. Bantuan yang diberikan sangat bermanfaat, baik bagi masyarakat maupun bagi kami dalam proses evakuasi serta pembukaan akses jalan. Dengan terbukanya kembali akses bagi kendaraan roda empat menuju Desa Tempur, proses pembersihan dapat segera diselesaikan," ujarnya.
Kepala Cabang Dinas ESDM Wilayah Kendeng Dwi Suryono yang bertanggung jawab atas BBM untuk alat berat juga menyampaikan terima kasih, karena Pertamina ikut berkontribusi sebanyak 1.000 liter BBM dalam rangka untuk mendukung logistik alat berat untuk membuka akses jalan yang tertutup oleh bencana tersebut.
Baca juga: Jateng membantu Rp260 juta untuk pemulihan bencana longsor di Desa Tempur Jepara

