
Kemenkum Jateng dukung penguatan kapasitas dan profesionalitas notaris

Semarang (ANTARA) - Kementerian Hukum (Kemenkum) Jawa Tengah mendukung penguatan kapasitas dan profesionalisme notaris dalam menghadapi dinamika praktik hukum di bidang perbankan dan pembiayaan.
Kepala Kemenkum Jawa Tengah Heni Susila Wardoyo dalam Seminar Nasional bertema “Notaris dalam Pusaran Kredit Macet” di Semarang, Sabtu, mengatakan, tema kegiatan tersebut sangat relevan dengan dinamika praktik hukum saat ini.
“Tema yang diangkat ini sangat relevan dengan dinamika praktik hukum saat ini. Kredit macet bukan hanya persoalan perbankan, tetapi juga memiliki implikasi hukum yang luas, termasuk yang bersinggungan langsung dengan peran dan tanggung jawab Notaris," katanya
Menurut dia, peran notaris berkaitan erat dengan Balai Harta Peninggalan (BHP).
Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti kasus yang terjadi di Makassar sebagai contoh dan bahan kajian bersama.
Ia mengharapkan forum tersebut mampu memperkuat pemahaman dan peran strategis notaris di tengah masyarakat.
“Saya berharap melalui forum ini dapat terbangun pemahaman yang lebih komprehensif mengenai posisi strategis Notaris khususnya INI Jawa Tengah, sekaligus memperkuat peran Notaris sebagai garda terdepan dalam menjaga kepastian hukum di masyarakat," katanya.
Sementara Ketua Pengurus Ikatan Notaris Indonesia Wilayah Jawa Tengah Al Halim mengapresiasi kehadiran jajaran Kementerian Hukum Jawa Tengah dalam kegiatan tersebut.
Ia memastikan komitmen Ikatan Notaris Indonesia Jawa Tengah dalam mengawal isu-isu strategis organisasi serta memberikan penguatan kapasitas bagi para notaris.
“Terima kasih atas kehadiran Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Tengah. Ikatan Notaris Indonesia berkomitmen mengawal isu strategis dan tujuan strategis organisasi, sekaligus memberikan peningkatan dan penguatan kapasitas kepada anggota," kata Al Halim.
Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor:
Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
