Pemalang (ANTARA) - Tim satgas pengendalian harga beras terdiri atas Badan Pangan Nasional, Satgas Pangan Polda Jateng, Bulog, dan Polres Pemalang dalam kegiatan inspeksi mendadak di sejumlah pasar tradisional dan pasar modern Kabupaten Pemalang masih terjangkau sesuai harga eceran tertinggi yang ditetapkan oleh Pemerintah.
Direktur Pengendalian Kerawanan Pangan Badan Pangan Nasional Sri Nuryanti di Pemalang, Jumat, mengatakan tim gabungan melakukan pengecekan mendalam dan mencatat harga jual beras di beberapa lokasi.
"Tim gabungan melakukan pengecekan harga beras medium dan premium di tingkat distributor, pasar pagi, dan toserba," katanya.
Untuk memastikan harga beras sesuai harga eceran tertinggi (HET) dan terjangkau, kata dia, tim gabungan juga mengunjungi produsen beras PT Pemalang Agro Sejahtera Indonesia.
"Dari hasil temuan di lapangan, harga beras di daerah ini masih relatif terjangkau sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Pemerintah," katanya.
Sri Nuryanti mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mengawasi dan mencegah praktik penimbunan atau penjualan harga beras di atas HET.
"Kegiatan pengawasan akan dilakukan secara rutin untuk menjaga stabilitas harga pangan, khususnya beras di wilayah Kabupaten Pemalang," katanya.
Ia mengimbau masyarakat segera melaporkan ke petugas apabila menemukan adanya praktik curang atau penjualan harga beras di atas ketentuan yang berlaku.
"Dengan ketersediaan dan harga beras yang stabil diharapkan dapat menjamin ketahanan pangan di Kabupaten Pemalang," katanya.

