Kudus (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah (Jateng) memberikan bantuan berupa genteng dan paket sembako terhadap 83 keluarga yang rumahnya terdampak bencana alam angin kencang atau puting beliung yang mengakibatkan rumah mereka mengalami kerusakan bervariasi.
"Puluhan rumah warga yang terdampak angin kencang tersebut, tersebar di Desa Medini dan Kalirejo, Kecamatan Undaan," kata Bupati Kudus Sam'ani Intakoris ditemui di sela-sela menyerahkan bantuan paket sembako dan terpal secara simbolis terhadap salah satu korban bencana angin kencang di Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan, Kudus, Rabu.
Adanya bantuan berupa sembako, genteng, dan bantuan material lain yang dibutuhkan, dia berharap, bisa meringankan beban warga yang terdampak bencana alam. Hal ini, juga bentuk kehadiran pemerintah.
Ia mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana alam serupa. Jika terjadi angin kencang, sebaiknya mencari tempat perlindungan yang aman yang bisa terhindar dari potensi ketimpa genteng maupun benda lainnya yang bisa membahayakan keselamatan jiwa.
Kepala pelaksana harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus Mundir mengungkapkan rumah warga yang mengalami kerusakan akibat bencana angin kencang pada Selasa (19/8) antara pukul 11.00 WIB hingga 14.00 WIB, tersebar di dua desa. Untuk Desa Medini terdapat 55 rumah dan Kalirejo ada 28 rumah.
"Kerusakan yang terjadi berupa genteng rumah warga yang tersapu angin, sehingga mayoritas warga membutuhkan bantuan genteng," ujarnya.
Selain ada bantuan paket sembako, berupa beras 5 kilogram dan 2 kg gula pasir dari BPBD Kudus, bantuan serupa juga diberikan oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Kudus berupa paket sembako dan terpal untuk warga yang memang membutuhkan.
BPBD Kudus, juga mengirimkan bantuan genteng untuk Desa Medini sebanyak 3.500 buah dan Desa Kalirejo sebanyak 1.500 buah. Selain itu, ada bantuan galvalum sebanyak 20 buah untuk warga Desa Medini.
Untuk membantu rumah warga yang terdampak, maka pihak BPBD Kudus juga menerjunkan relawan termasuk dari pihak desa dibantu warga serta TNI dan Polri.
Mustain, warga Desa Kalirejo mengakui genteng atap rumahnya porak-poranda hingga 30-an persen lebih setelah diterjang angin kencang pada Selasa (19/8) sekitar pukul 11.30 WIB.
"Saat kejadian, saya bersama istri sedang di dapur memasak. Tiba-tiba terdengar suara genteng berjatuhan di ruang tamu dan teras, sehingga tidak ada korban jiwa," ujarnya.
Ia juga berterima kasih karena mendapatkan bantuan paket sembako dan terpal yang diserahkan langsung oleh Bupati Kudus Sam'ani Intakoris.
Dengan diterimanya terpal, maka ketika hujan bisa diantisipasi dengan terpal karena untuk memperbaiki atap rumahnya membutuhkan genteng dalam jumlah banyak.
"Informasinya akan ada bantuan genteng. Mudah-mudahan segera datang sehingga bisa secepatnya diperbaiki agar tidak kehujanan," ujarnya.
Pelaksana tugas Kepala Dinsos P3AP2KB Kudus Satria Himawan membenarkan bahwa pihaknya juga turut memberikan bantuan paket sembako, yang berisi beras, gula, dan mi instan, serta bantuan terpal.
Baca juga: Puluhan rumah di Kabupaten Kudus rusak diterjang angin kencang

