Pemkot Surakarta libatkan Linmas genjot pariwisata

id Pemkot Surakarta, linmas pariwisata

Pemkot Surakarta libatkan Linmas genjot pariwisata

Kampung sayur organik di Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres Solo berpotensi menjadi salah satu objek wisata baru (Foto: Aris Wasita)

Solo (ANTARA) - Pemerintah Kota Surakarta melibatkan Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) untuk kemajuan pariwisata daerah dengan berperan sebagai pemandu bagi wisatawan yang datang.

"Nantinya Linmas harus paham potensi pariwisata yang ada di Kota Solo. Oleh karena itu, kami membentuk Linmas Pariwisata," kata Sekretaris Satpol PP Kota Surakarta Arif Darmawan di Solo, Sabtu.

Ia mengatakan peran dari Linmas Pariwisata ini salah satunya sebagai pemandu wisata sehingga mereka harus paham betul potensi wisata yang ada di kelurahan masing-masing. Ia berharap ke depan Linmas bisa menjadi ujung tombak sektor pariwisata daerah.

"Solo sendiri memiliki banyak potensi wisata dan budaya. Bahkan beberapa di antaranya tersembunyi dibalik permukiman padat penduduk. Untuk itulah keberadaan Linmas ini penting agar menggali potensi yang ada," katanya.

Ia mengatakan anggota Linmas Pariwisata ini dipilih yang usianya masih relatif muda, yaitu tidak lebih dari 35 tahun dengan pendidikan minimum SMA atau setara.

"Untuk batasan usia ini kami berlakukan agar lebih mudah berkomunikasi dengan wisatawan. Sedangkan soal jenjang pendidikan minimum karena beberapa linmas di Solo memang masih ada yang pendidikannya di bawah itu. Tujuannya agar transfer ilmu kepariwisataan lebih mudah," katanya.

Terkait hal itu, Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Surakarta Tuti Orbawati mengatakan sebagai tahap awal para anggota Linmas Pariwisata ini diberikan pembekalan mengenai kepariwisataan.

"Pada prinsipnya program Linmas Pariwisata sangat baik untuk mengerek potensi wisata tingkat lingkungan," katanya.

Ia mengatakan beberapa tahun terakhir makin banyak kelompok masyarakat yang sadar akan potensi wisata di lingkungan masing-masing. Oleh karena itu, keberadaan Linmas ini akan melengkapi keberadaan kelompok sadar wisata.

"Apalagi Linmas lingkungan ini kan benar-benar mengenal lingkungannya. Tinggal diberikan pedoman-pedoman khusus untuk berinteraksi dengan wisatawan," katanya.

Baca juga: Soloraya cocok dikembangkan pariwisata halal

Baca juga: Pemda perlu gencarkan promosi wisata lewat medsos
Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar