Telaah - Puaskah masyarakat dengan implementasi data terbuka Kota Magelang?

id data terbuka, pemkot magelang

Telaah - Puaskah masyarakat dengan implementasi data terbuka Kota Magelang?

Ilustrasi - Sistem Data (Foto: Dok. Humas Pemkot Magelang)

Magelang (ANTARA) - Dewasa ini implementasi data terbuka telah menjadi sebuah tuntutan yang harus dipenuhi, utamanya oleh badan publik.

Pada level instansi pemerintahan, data terbuka menyajikan statistik sektoral publik yang mencerminkan diseminasi informasi capaian pembangunan untuk masyarakat.

Penyampaian keterbukaan data pemerintahan saat ini banyak dilakukan pada berbagai jenis media, salah satunya melalui akses portal data.

Portal data menyediakan akses ke kumpulan data terbuka beserta metadata terkait, sehingga memungkinkan pengunjung untuk mencari data yang relevan.

Sebagai salah satu badan publik, Pemerintah Kota Magelang sejak akhir 2014 telah menginisiasi portal data terbuka dengan nama DataGO, untuk memublikasikan data sektoral dari berbagai sumber data.

Implementasi tersebut merupakan wujud komitmen terhadap keterbukaan informasi dan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui akses data yang lebih baik.

Dengan keterbukaan data, masyarakat dapat berpartisipasi konstruktif dalam memberikan input terhadap perumusan kebijakan di Kota Magelang.

Eksistensi data yang terkompilasi dalam portal juga secara internal bermanfaat bagi Pemerintah Kota Magelang sebagai referensi perumusan kebijakan dan perencanaan pembangunan.

Pelayanan akses informasi publik dalam format data terbuka dapat memberikan dampak positif seperti pada peningkatan kontrol kegiatan pemerintahan, dukungan referensi penelitian, pengembangan layanan digital, dan sebagainya.

Kualitas layanan sangat terkait dengan tingkat persepsi dan harapan pelanggan. Pelanggan yang puas cenderung dapat berperan menjadi subjek pemasaran yang efektif dengan penyebaran informasi melalui "word of mouth".

Kepuasan pelanggan merupakan faktor yang sangat berkontribusi dalam menentukan keberlanjutan pelayanan, baik produk maupun jasa, dalam jangka panjang.

Pada awal 2019, Dinas Kominfo dan Statistik Kota Magelang mengadakan survei kepuasan pengguna portal data terbuka.

Pengukuran didasarkan pada analisis data primer hasil survei kepuasan pada 125 responden. Sampel diambil dengan "purposive sampling" yang menyasar pengguna portal data terbuka Kota Magelang.

Melalui penentuan kriteria responden tersebut, diharapkan pengukuran kualitas dapat diperoleh dengan objektif dan optimal berdasarkan pengalaman responden selama memperoleh layanan akses data pada portal data Kota Magelang.

Dimensi kualitas layanan dalam penelitian juga dimodifikasi dari konsep servqual dengan penyesuaian beberapa dimensi.

   Mengalami Pengembangan
Layanan informasi dalam portal data terbuka Kota Magelang mengalami pengembangan, baik dari sisi fitur, desain tampilan, dan pengayaan substansi dari tahun ke tahun.

Berdasarkan data primer diketahui bahwa 53,78 persen responden menyatakan puas dan 46,2 persen merasa cukup puas dengan pelayanan yang tersedia dalam portal data Kota Magelang.

Secara umum pengguna merasa puas dengan indeks kepuasan yang terukur  3,62 dengan kepuasan tertinggi berasal dari dimensi "user interface" (rata-rata skor 3,75).

Dimensi fisik dalam layanan daring yang dalam penelitian didekati dengan aspek "user interface" sangat penting karena konsumen data tidak berinteraksi melalui tatap muka, namun melalui layanan antarmuka.

Layanan antarmuka yang ditampilkan melalui pemilihan desain portal sangat menentukan bagaimana informasi disampaikan kepada pelanggan dan dapat berdampak pada evaluasi mereka terhadap layanan inti, fasilitas, dan fitur pendukung lainnya.

Tingginya skor pada dimensi fisik potal data Kota Magelang didukung oleh menariknya tampilan halaman muka yang dilengkapi dengan lebih dari 10 modul yang memiliki substansi publikasi data sektoral yang beragam.
 
Ilustrasi - Open Data. (Foto: Dok. Humas Pemkot Magelang)

Salah satu aspek layanan prima adalah reponsivitas. Beberapa item layanan dalam dimensi ini masih kurang optimal diterapkan pada portal data Kota Magelang.

Portal data Kota Magelang harus memiliki administrator dengan kompetensi yang baik dan menguasai data lintas sektoral sehingga mampu merespons permintaan data pelanggan dengan cepat melalui komunikasi aktif yang baik.

Teknik komunikasi yang baik perlu diperhatikan mengingat karakter pengguna portal yang beragam dan tidak semuanya dapat berinteraksi langsung melalui tatap muka.

Penanganan kendala dan aduan harus dilakukan dengan profesional, ramah, dan komunikatif oleh administrator sehingga pengguna data memperoleh informasi yang tepat dan lengkap.

Responsivitas juga harus diimbangi dengan reliabilitas yang baik. Dengan beragamnya permintaan konsumen, khususnya terhadap data yang belum terakomodir dalam portal, administrator harus mampu memenuhi permintaan tersebut, tidak hanya dengan cepat tetapi juga harus sesuai dengan kriteria dan format yang dibutuhkan pelanggan.

Input dari pengguna data harus dengan cekatan diakomodir dalam portal sebagai dasar pengayaan variabel dan agar tidak muncul permintaan data yang sama di kemudian hari.

Untuk mengatasi kendala aksesibilitas, keberadaan inovasi sangat perlu untuk ditumbuhkan secara terus menerus dalam tata cara pengumpulan data, penyimpanan, pengolahan, dan penyajian data.

Secara umum solusi terhadap kelemahan beberapa dimensi layanan tersebut, dapat dilakukan melalui inovasi penyempurnaan fitur portal dan pelaksanaan "capacity building" yang berkualitas.

"Capacity building" terhadap pengelola portal perlu dilakukan secara berkala mengingat perkembangan kebutuhan data dan teknologi yang sangat dinamis.

Untuk mengetahui efektifitas implementasi portal data secara komprehensif perlu diinisiasi penelitian terkait dengan evaluasi dampak portal data terhadap beberapa aspek, termasuk kematangan produk dan dampak sosial ekonominya bagi seluruh pihak terkait.

Melalui evaluasi yang menyeluruh, pengaruh keberadaan portal dapat terukur dengan signifikan.

Penelitian tersebut nantinya dapat digunakan sebagai dasar empiris bagi perumusan rencana aksi pengembangan portal secara berkelanjutan.


*) Statistisi Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kota Magelang

 
Pewarta :
Editor: Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar