
Siswa SMA di Boyolali ikuti edukasi Sekolah Ramah Anak

Boyolali (ANTARA) - Siswa SMAN 1 Nogosari Boyolali mengikuti edukasi Sekolah Ramah Anak untuk mengantisipasi perundungan dan pergaulan bebas.
Kegiatan yang diselenggarakan di Boyolali, Jawa Tengah, Kamis tersebut mengusung tema Mewujudkan Sekolah yang Aman dan Bebas Kekerasan dengan Budaya Empati.
Menghadirkan narasumber seorang konselor, kegiatan yang digelar dengan konsep Seminar Sekolah Ramah Anak tersebut diharapkan mampu mengedukasi para siswa untuk menghindari karakter perundungan dan kekerasan. Kepala SMAN 1 Nogosari Muh Zuhri berharap melalui kegiatan tersebut mampu membangun karakter positif para siswa.
“Seminar ini sangat penting karena membangun karakter positif bagi siswa khususnya di dalam pergaulan, kemudian bagaimana mereka merancang masa depan yang lebih baik,” katanya.
Ia berharap melalui pengalaman dari para narasumber, wawasan siswa dapat lebih terbuka untuk bergaul di sekitar lingkungannya dan bersikap baik pada guru, orang tua, dan masyarakat.
Sementara itu, pembicara seminar Wulan mengatakan pesan utama yang ingin disampaikan pada para siswa melalui kegiatan itu yakni agar anak-anak lebih peduli terhadap lingkungan di sekolah maupun di luar sekolah.
“Karena kekerasan saat ini hampir merajalela termasuk kekerasan secara fisik, kekerasan secara psikis, secara verbal maupun kekerasan seksual. Jadi dengan penyampaian ini mudah-mudahan anak-anak lebih memahami lagi dan lebih berhati-hati dalam memilih pergaulan sehingga mereka tidak terjerumus pada pergaulan bebas,” katanya.
Salah satu siswa, Kartika mengaku mendapatkan banyak ilmu dari seminar tersebut. Ia mengaku bakal mengaplikasikan ilmu yang diperolehnya tersebut ke dunia nyata.
“Selain dapat pelajaran, kita bisa mengimplementasikan ke kehidupan nyata. Dengan bekal ini, saya akan mulai membatasi pergaulan saya dengan teman-teman yang kurang baik. Saya juga akan menyebarkan edukasi ini ke teman-teman lain,” katanya.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
