Logo Header Antaranews Jateng

Bupati Banyumas meminta warga utamakan keselamatan mudik Lebaran

Minggu, 22 Februari 2026 16:07 WIB
Image Print
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono didampingi Wakil Bupati Dwi Asih Lintarti di halaman Pendopo Si Panji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (22/2/2026), mengimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan dalam perjalanan mudik Lebaran 2026. ANTARA/Sumarwoto

Purwokerto (ANTARA) - Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono meminta masyarakat mengutamakan keselamatan dalam melakukan perjalanan mudik Lebaran, terutama bagi warga yang biasa menempuh perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor.

"Keselamatan harus jadi prioritas utama saat mudik, khususnya bagi warga yang biasa melakukan perjalanan jauh dengan sepeda motor," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu.

Ia mengimbau warga agar tidak terburu-buru berangkat maupun kembali dari kampung halaman serta mempertimbangkan moda transportasi yang lebih aman.

Bagi warga yang biasa mudik dengan menggunakan sepeda motor, kata dia, sebaiknya meninggalkan kebiasaan tersebut demi keselamatan.

"Yang biasa naik motor, sebaiknya ditinggal dulu. Manfaatkan mudik gratis dengan fasilitas angkutan umum yang sudah disediakan pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun sejumlah instansi," katanya didampingi Wakil Bupati Dwi Asih Lintarti.

Selain mengingatkan soal mudik, ia juga menyoroti fenomena perpindahan warga ke Jakarta setelah Lebaran untuk mencari pekerjaan.

Menurut dia, fenomena tersebut hampir terjadi di berbagai daerah, tidak hanya Banyumas.

Kendati demikian, ia mengingatkan warga agar menghitung secara matang peluang kerja dan biaya hidup sebelum memutuskan merantau.

"Harus dihitung. Misalnya dapat gaji Rp3 juta di Purwokerto dan Rp5 juta di Jakarta, belum tentu lebih enak di Jakarta karena biaya makan, transportasi, dan kos lebih mahal," katanya.

Ia mendorong masyarakat untuk mempertimbangkan peluang kerja di daerah yang terus diupayakan tumbuh melalui masuknya investasi baru serta penguatan sektor usaha lokal.

Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Banyumas menyadari kebutuhan lapangan kerja masih besar, namun berbagai langkah dilakukan secara bertahap untuk memperluas kesempatan kerja.

"Kami akui kebutuhan kerja besar. Tapi kami optimistis, dengan investasi yang masuk, lapangan kerja akan bertambah," katanya.

Ia mengharapkan masyarakat dapat mengambil keputusan secara rasional dan tidak semata-mata berdasarkan dorongan emosional.

"Kalau bisa bekerja dan hidup layak di daerah sendiri, itu lebih baik," kata Bupati.


Baca juga: Bupati Banyumas minta masyarakat pahami kebijakan opsen pajak



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026