PLTU Batang raih penghargaan 3G Award 2019

id PLTU Batang, award 2019

PLTU Batang raih penghargaan 3G Award 2019

Presiden Direktur PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) Yasuhiro Koide. (Foto: Kutnadi)

pengelolaan sampah organik tingkat rumah tangga, pembuatan kompos, serta pemantauan keanekaragaman hayati di lingkungan proyek pembangkit secara berkala
Batang (ANTARA) - Perseroan Terbatas Bhimasena Power Indonesia (BPI) selaku pengembang proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap Kabupaten Batang kembali meraih penghargaan 3G Environmental Responsibility Award pada ajang Global Good Governance Award Award (3G Award) 2019 di Jakarta.

Presiden Direktur PT BPI Yasuhiro Koide di Batang, Jumat, mengatakan penghargaan itu bukti komitmen perusahaan bersama-sama dengan Pemerintah Kabupaten Batang dan masyarakat dalam beragam program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility) mendapat pengakuan dunia internasional. 

"Ini merupakan bentuk kepercayaan dan sekaligus kesuksesan program CSR yang telah dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan untuk masyarakat di sekitar proyek PLTU," katanya.

Perusahaan konsultan yang bergerak dalam mempromosikan tata kelola yang baik dan praktik sosial, Cambrige IF Analytica Limited berbasis di Inggris, menilai PT BPI memiliki prestasi luar biasa dalam pengelolaan tanggung jawab lingkungan.

Bahkan, pada 2018, PT BPI juga meraih penghargaan 3G Award dalam kategori pemberdayaan sosial yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia. 

Senior Manager CSR PT BPI Bhayu Pamungkas mengatakan penghargaan yang diberikan Cambrige IF Analytica Limited secara berturut turut dalam kategori yang berbeda itu, telah menunjukan bahwa program CSR secara komprehensif  efektif untuk masyarakat sekitar perusahaan itu.

PT BPI, kata dia, telah melaksanakan berbagai program peduli lingkungan, seperti program penyadartahuan kebersihan lingkungan, program restorasi ekosistem seperti penghijauan, restorasi ekosistem pantai, rumah ikan, serta bank sampah.

"Selain itu, pengelolaan sampah organik tingkat rumah tangga, pembuatan kompos, serta pemantauan keanekaragaman hayati di lingkungan proyek pembangkit secara berkala," katanya.
 
Pewarta :
Editor: Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar