Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, bekerjasama dengan PT Bhimasena Power Indonesia sebagai pengelola pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Batang dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan pengelolaan lingkungan di wilayah sekitar perusahaan itu.
Bupati Batang Faiz Kurniawan di Batang, Senin, mengatakan pihaknya menyambut positif inisiatif perusahaan yang selaras dengan tiga pilar prioritas pembangunan daerah yaitu penguatan sumber daya manusia, percepatan infrastruktur, dan pelestarian lingkungan.
"Langkah ini merupakan wujud nyata kontribusi perusahaan dalam mendorong peningkatan kualitas hidup warga. Perusahaan telah menunjukkan konsistensi melalui ragam program yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat," katanya.
Pemerintah daerah mendorong perusahaan ini mengintensifkan program berkelanjutan yang tercakup dalam penandatanganan perjanjian kerja sama bersama Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup yang meliputi rehabilitasi ekosistem pesisir, penghijauan, pengelolaan sampah, edukasi lingkungan, serta aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.
Disela acara penandatanganan kerja sama itu, ia menekankan upaya penurunan prevalensi stunting dan peningkatan kualitas layanan kesehatan yang harus menjadi fokus perhatian.
Selain itu, kata dia, pentingnya transparansi dan diseminasi informasi kepada publik mengenai setiap program yang dijalankan karena hal itu dinilai krusial untuk membangun persepsi yang objektif dan partisipasi aktif masyarakat.
Ia mengatakan sejumlah agenda lain yang diharapkan meliputi pemulihan tutupan lahan, transfer ilmu pengetahuan, penguatan budaya bersih, tata kelola sampah berkelanjutan—termasuk dengan melibatkan kerja sama internasional serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui beasiswa dan akses pendidikan.
General Manager Stakeholder Relation BPI Aryamir H. Sulasmoro didampingi CSR and Community Relation Manager Ahmad Lukman mengatakan kerja sama ini tidak hanya sekadar wacana formalitas.
Perusahaan, kata dia, komitmen mendorong pembangunan yang berwawasan kesehatan dan lingkungan sekaligus mendukung visi Pemkab Batang sebagai Clean Industrial City dan Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045.
"Kami akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Batang guna memastikan seluruh program membawa dampak berkelanjutan bagi masyarakat dan ekosistem di sekitarnya," katanya.

