Jepara, ANTARA JATENG - Sebanyak 60 mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) di Kabupaten Jepara, kata perwakilan dari IPB Dwi Sadono.
"KKN IPB tahun 2017 merupakan periode transisi yang diikuti oleh tujuh fakultas dari sembilan fakultas di IPB," ujarnya saat penyerahan mahasiswa KKN-T IPB di Pendapa Kabupaten Jepara, Senin.
Hadir pada kegiatan penerimaan mahasiswa KKN-T IPB tersebut, Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, Asisten I Bidang Pemerintahan Sekda Jepara Ahmad Junaidi, Kabag Tata Pemerintahan Setda Jepara Arwin Noor Isdiyanto, dan Camat Keling Mohammad Torik Alamsyah.
Dwi mengatakan, kesembilan fakultas tersebut yakni Fakultas Pertanian, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Fakultas Peternakan, Fakultas Kehutanan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, dan Fakultas Ekologi Manusia.
Jumlah peserta KKN dari IPB tahun ini, kata dia, totalnya mencapai 1.915 mahasiswa yang tersebar di enam provinsi dengan 29 kabupaten/kota.
Dari enam provinsi tersebut, salah satunya di Provinsi Jateng dengan sasaran delapan kabupaten/kota, meliputi Kabupaten Brebes, Tegal, Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Banjarnegara, Cilacap, Sukoharjo, dan Jepara.
KKN Tematik, kata Dwi, merupakan suatu bentuk pendidikan dengan cara memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk hidup di tengah masyarakat di luar kampus, yang secara langsung bersama-sama masyarakat mengidentifikasi serta menangani permasalah pertanian dalam arti luas dan lingkungan yang dihadapi.
"KKN tematik ini juga dalam rangka membantu menyelesaikan persoalan pembangunan di daerah dengan pendekatan multi disiplin ilmu yang ada di lingkungan IPB," ujarnya.
Ia berharap, KKN-T IPB menjadi kegiatan civitas akademika IPB dalam membantu memberikan solusi terhadap permasalahan masyarakat perdesaan.
"Kegiatan KKN Tematik diharapkan dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa IPB, masyarakat, maupun pemerintah daerah," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Jepara Ahmad Marzuqi dalam sambutannya mengatakan melalui KKN tematik tersebut, para mahasiswa IPB akan mendapatkan pengalaman baru yang tidak ditemukan di kampus.
"Para mahasiswa KKN tematik dapat memadukan ilmu yang telah diperoleh selama di kampus dengan lingkungan luar yang beragam, sehingga dapat benar-benar bermanfaat dalam upaya pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Jepara, khususnya di bidang pertanian," ujarnya.
Dengan adanya daya nalar mahasiswa sebagai kaum intelektual, Ahmad Marzuqi berharap mahasiswa mampu mengidentifikasi masalah yang timbul di setiap desa yang menjadi lokasi KKN tematik.
"Permasalahan yang ditemukan, tentu dapat dijadikan bahan evaluasi serta masukan bagi Pemkab Jepara, dalam perencanaan dan pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat mendatang, terutama pada bidang pertanian," ujarnya.
Ahmad Marzuqi berharap, mahasiswa KKN tematik IPB mampu memberikan pembinaan dan berbagi pengetahuan dengan masyarakat yang ada di pedesaan.
"Pemerintah Kabupaten Jepara beserta OPD yang terkait siap membantu dan memfasilitasi mahasiswa KKN tematik IPB yang akan ditempatkan di Kecamatan Keling dan Kedung," ujarnya.

