Temanggung (ANTARA) - Bupati Temanggung Agus Setyawan melepas tim relawan gabungan serta bantuan senilai Rp1,24 miliar untuk korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tamiang.
"Bantuan Temanggung Peduli Aceh Tamiang ini kita fokuskan di bidang pendidikan. Kita akan merehabilitasi dua Sekolah Dasar dan satu PAUD beserta sarana-prasarananya, termasuk seragam sekolah anak-anak," katanya di sela pelepasan di Rumah Dinas Bupati Pendopo Pengayoman Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu.
Bantuan senilai Rp 1,24 miliar yang menyasar sektor pendidikan ini merupakan hasil penggalangan dana masyarakat sejak terbitnya Surat Edaran Bupati pada 3 Desember 2025.
Ia menuturkan, ada tiga sekolah di Kabupaten Aceh Tamiang yang menjadi target bantuan, yaitu SD Negeri Pahlawan di Kecamatan Karang Baru (sekaligus sebagai home base relawan), SD Negeri Upah di Kecamatan Bendahara, dan TK Pembina Desa Pahlawan di Aceh Tamiang.
Bantuan yang diberikan meliputi pengecatan kelas, penyediaan komputer, alat tulis, alat kebersihan, hingga meja dan kursi guru. Selain itu, tim juga akan melakukan kegiatan trauma healing kepada 50 guru dan membagikan 500 paket sarana pendidikan berupa tas, sepatu, dan seragam dengan menggandeng Dinas Pendidikan setempat.
Ia menyampaikan, dalam misi ini sebanyak 28 personel dari lintas organisasi relawan diterjunkan. Mereka dijadwalkan menjalankan misi "Temanggung Peduli Aceh Tamiang" selama dua pekan, mulai 21 hingga 28 Januari 2026.
Agus berharap kepada para relawan agar menuntaskan pekerjaan mereka dengan maksimal.
"Harapan saya, relawan jangan pulang dulu sebelum tiga sekolah itu selesai direhabilitasi. Jangan hanya tampilannya saja, tetapi fasilitasnya nanti betul-betul bisa digunakan untuk belajar mengajar anak-anak dan saudara-saudara kita di Aceh Tamiang," katanya.
Seorang relawan Duwik Setiyanto, mengaku siap menjalankan amanah tersebut. Sehari-hari dia adalah sopir truk pengangkut sampah di bawah Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Temanggung. Namun, untuk misi darat ke Aceh ini, ia bertugas sebagai pengemudi truk serbaguna BPBD Temanggung.
"Kapasitas truk ini empat ton. Di dalamnya berisi cat dan berbagai logistik untuk mendukung renovasi sekolah. Mohon doa restu masyarakat Temanggung agar misi kemanusiaan ini diberikan kelancaran," katanya.
Baca juga: Masyarakat Kaloran Temanggung lakukan Nyadran Perdamaian

