"Targetnya hingga tahun 2013 ada 115 desa wisata. Hingga tahun ini sudah 76 desa wisata yang sudah siap dan sisanya ditargetkan dapat siap pada tahun 2013," kata Kasi Pengembangan Produk Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah Agung Satrio Prakosa di Semarang, Jumat.
Dari total 115 desa yang akan digarap tersebut, 11 desa sudah siap jual, 82 desa potensi untuk dikembangkan, dan 22 desa perintisan sebagai desa wisata.
"Sebelas desa wisata yang sudah siap jual di antaranya Sragen, Borobudur, Banjarnegara, Dieng, dan Boyolali," katanya.
Agung menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jateng telah menyiapkan desa wisata sejak tahun 2009 yang saat itu ada 22 desa yang sudah berhasil digarap.
Tahun 2010, Disbudpar Jateng kembali menyiapkan 10 desa wisata, tahun 2011 sebanyak 20 desa wisata, dan tahun 2012 sudah terselesaikan 24 desa wisata.
Untuk di Kota Semarang yang saat ini tengah digarap untuk dijadikan sebagai desa wisata yakni Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati yang berada di kawasan wisata Goa Kreo dan Waduk Jatibarang.
"Kelurahan Kandri saat ini masuk kategori desa wisata potensi untuk dikembangkan dan tahun 2013 kami targetkan sudah siap," katanya.
Agung mengatakan sebenarnya di daerah Kandri sudah siap sebagai desa wisata, tetapi belum ada wisatawan sehingga perlu dipersiapkan dengan baik.
"Tahun 2013 akan ada 39 desa wisata yang akan digarap termasuk Kelurahan Kandri," katanya.

