Logo Header Antaranews Jateng

Taj Yasin: Cegah banjir Juwana terulang segera dibangunkan tanggul penahan rob

Kamis, 22 Januari 2026 08:32 WIB
Image Print
Plh Gubernur Jateng Taj Yasin saat meninjau daerah terdampak banjir di Desa Bumirejo dan Desa Doropayung, Kabupaten Pati didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra di Pati, Rabu (21/1/2026).ANTARA/HO. Pemkab Pati.

Pati (ANTARA) - Plh Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin mengungkapkan rencana penanganan lanjutan untuk mencegah banjir tahunan di Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, lewat peninggian tanggul serta pembangunan tanggul karet di wilayah utara guna menahan dorongan rob.

"Langkah ini diharapkan dapat melindungi kawasan permukiman meski penanganan dilakukan secara bertahap," ujar Taj Yasin saat meninjau daerah terdampak banjir di Desa Bumirejo dan Desa Doropayung, Kabupaten Pati didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra di Pati, Rabu.

Taj Yasin menyampaikan banjir yang melanda Kabupaten Pati hingga kini masih merendam 18 desa di Kecamatan Juwana dengan jumlah warga terdampak mencapai sekitar 16.000 orang.

Meski demikian, dia mengapresiasi penanganan di lapangan, termasuk keberadaan dapur umum yang telah beroperasi di tiga titik.

"Ini luar biasa kolaborasi dan gotong royong dari FKUB, perawat, TNI, dan Polri. Untuk makanannya juga bagus," ujarnya.

Menurut Taj Yasin salah satu penyebab utama banjir adalah kondisi sungai yang rendah, limpahan air dari wilayah hulu, serta pengaruh rob. Oleh karena itu, untuk penanganan jangka panjang diperlukan langkah terpadu, termasuk pembagian aliran air dan pembuatan jalur sungai baru menuju laut.

"Kami ingin nanti di atasnya ini ada penanggulangan, paling tidak ada kantong-kantong atau pembagian pengairan. Jadi kita bikin sungai baru untuk dibuang ke laut," jelasnya.

Sementara itu, untuk penanganan jangka pendek, pengendalian debit air akan difokuskan di wilayah utara dengan penggunaan pompa menuju laut. Taj Yasin menilai pemompaan di area permukiman kurang efektif karena air akan kembali akibat limpahan dari wilayah lain.

Selain penanganan banjir, dia memastikan layanan kesehatan bagi warga terdampak berjalan dengan baik. Ketersediaan obat-obatan dinilai mencukupi, dengan perhatian khusus diberikan kepada warga lanjut usia yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan.
"Untuk layanan kesehatan, alhamdulillah sudah baik semuanya, obat-obatan juga baik," ujarnya.

Terkait wilayah yang belum tersentuh bantuan, seperti Karangrowo dan Mintobasuki, Taj Yasin menegaskan tidak boleh ada warga yang terlewat dalam pendistribusian bantuan.

"Harus tidak ada yang terlupakan. Semuanya harus kita distribusikan," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Taj Yasin kembali menegaskan rencana peninggian tanggul dan pembangunan tanggul karet sebagai bagian dari solusi jangka menengah dan panjang untuk mengantisipasi banjir dan rob di kawasan Juwana.

Usai mendampingi Plh Gubernur, Plt Bupati Pati melanjutkan peninjauan banjir secara mandiri ke Desa Mintomulyo, Kecamatan Juwana.

Ia berharap banjir segera surut dan solusi jangka panjang dapat segera terealisasi.

"Minta doanya untuk Kabupaten Pati, semoga banjir ini segera surut. Kami merencanakan solusi dari Pak Gubernur, dari BBWS, dari PU untuk normalisasi sungai dan pembuatan sodetan Sungai Juwana. Semoga tahun depan bisa terealisasi," ujarnya.




Baca juga: Pengendara diminta berhati-hati di Jalan Pantura Pati masih ada genangan banjir



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026