Pengelola Batang Dolphin Center perketat kunjungan wisatawan

id Batang Dholpin Center, perketat wisatawan

Pengelola Batang Dolphin Center  perketat kunjungan wisatawan

Objek wisatawan Batang Dholpin Center di Kabupaten Batang. (ANTARA/Kutnadi)

Batang (ANTARA) - Pengelola Batang Dolphin Center (BDC) Kabupaten Batang, Jawa Tengah, akan memperketat terhadap kunjungan para wisatawan di lokasi objek wisata sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus corona jenis baru (COVID-19).

Manajer Operasional BDC Kabupaten Batang Oktavianus Bagus Wijaya Danu di Batang, Selasa, mengatakan tingkat kunjungan wisatawan ke BDC selama dua hari terakhir ini terus meningkat seiring dengan diberlakukannya adaptasi kehidupan baru.

"Kami akan membatasi 50 persen bagi para wisatawan ke objek wisata BDC ini. Jika pada kondisi normal tingkat kunjungan wisatawan mencapai 1.000 orang maka saat ini, kita batasi 300 orang sampai 500 orang," katanya.

Menurut dia, sejak diberlakukan adaptasi kehidupan baru pada akhir Juni 2020, kata dia, objek wisata Batang Dolphin Center mulai ramai dikunjungi wisatawan, bahkan bisa mencapai ratusan orang saat hari libur.

Adapun wisatawan yang datang ke objek wisata BDC ini, kata dia, antara lain berasal dari Pemalang, Tegal, dan Pekalongan. "Wisatawan yang datang ke BDC adalah rombongan keluarga," kata Oktavianus Bagus.

Ia mengatakan untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 ini, pengelola BDC telah mempersiapkan sarana dan prasaran serta memberlakukan peraturan sesuai protokol kesehatan bagi pengunjung seperti memakai masker, pengecekan suhu badan, jaga jarak, dan tempat mencuci tangan.

Selain itu,  setiap rombongan wisata akan dilakukan kunjungan ke BDC secara bergantian yaitu maksimal 20 orang yang akan dipandu oleh pemandu wisata.

"Tetap syarat utama untuk bisa masuk BDC namun yang penting wisatawan harus sehat dan wajib memakai masker. Para wisatawan setiap memasuki perpindahan area satwa, kita telah menyediakan tempat cuci tangan dan memberlakukan adanya batas jaga jarak interaksi dengan satwa," katanya.

 
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar