PKS Jateng ajak masyarakat terus dukung dan bantu tenaga medis hadapi COVID-19

id ketua dpw pks jateng abdul fikri faqih,PKS Jateng dukung tenaga medis,tenaga medis hadapi COVID 19,dukung tenaga medis h

PKS Jateng ajak masyarakat terus dukung dan bantu tenaga medis hadapi COVID-19

Ketua DPW PKS Jawa Tengah Abdul Fikri Faqih. (Foto:Istimewa)

Semarang (ANTARA) - DPW Partai Keadilan Sejahtera Provinsi Jawa Tengah mengajak masyarakat terus memberikan dukungan dan bantuan kepada tenaga medis di rumah sakit yang menjadi garda terdepan dalam menghadapi pandemi COVID-19.

"Bantuan yang kami berikan hanya stimulus untuk mendorong masyarakat semakin peduli (kepada tenaga medis, red)," kata Ketua DPW PKS Jateng Abdul Fikri Faqih usai menyerahkan bantuan berupa 400 paket makanan untuk tenaga medis di RSUP dr.Kariadi Semarang, Jumat.

Menurut dia, tenaga medis perlu mendapatkan dukungan dari masyarakat secara luas dan salah satu dukungan kepada yang bersangkutan adalah dengan mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

"Pejuang medis harus kita 'support', salah satunya dengan mengikuti protokol kesehatan yang ada," ujarnya.

Pria yang juga merupakan Wakil Ketua Komisi X DPR RI ini juga berharap seluruh DPD PKS di Jawa Tengah dapat melakukan kegiatan serupa, terutama DPD yang dekat dengan rumah sakit.

Hal itu sangat mungkin dilakukan mengingat sudah terbentuknya tim penanganan COVID-19 PKS yang tersebar di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

"Harapan saya DPD (PKS) juga ikut bergerak membantu pejuang medis dan mereka yang terdampak pandemi ini," katanya.

Baca juga: PKS Jateng mensyukuri hasil pemilu dengan santuni anak yatim

Kedepannya, jajaran DPW bersama dengan tim penanganan COVID-19 PKS yang tersebar di 35 kabupaten/kota merancang beberapa program untuk menghadapi pandemi yang masih belum terprediksi kapan berakhirnya.

"Kemarin kami sudah rapat dengan tim penanganan COVID-19 untuk merancang program tiga bulan kedepan," ujarnya.

Baca juga: PKS bersilaturahmi ke Muhammadiyah Jateng
Pewarta :
Editor: Wisnu Adhi Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar