Sepeda motor butuh rem ABS untuk minimalisasi kecelakaan

id rem abs, sepeda motor

Sepeda motor butuh rem ABS untuk minimalisasi kecelakaan

Pengendara profesional mendemonstrasikan keunggulan ABS sepeda motor dari Bosch di ajang ASEAN Automobile Safety Forum (AASF) 2018, di Karawang, Jawa Barat, Selasa (13/11). (ANTARA News/HO)

Karawang, Jawa Barat (Antaranews Jateng) - Berdasarkan riset Bosch dan Universitas Indonesia sepanjang 2017, sebesar 72 persen kecelakaan lalulintas di Indonesia melibatkan sepeda motor.

Managing director Bosch Indonesia, Andrew Powell, menjelaskan angka fatalitas kecelakaan sepeda bermotor bisa ditekan dengan penggunaan teknologi antilock braking system (ABS), yakni mencegah roda terkunci saat pengereman.

"Riset terkini Bosch bersama Universitas Indonesia menunjukkan apabila semua sepeda motor di Indonesia dilengkapi ABS, hingga 27 persen dari total jumlah kecelakaan yang melibatkan sepeda motor dapat dihindari," kata Andrew Powell kepada wartawan di Karawang, Jawa Barat, Selasa malam.

Ia menambahkan, kesadaran dalam keselamatan berkendara terutama sepeda motor harus ditingkatkan karena permintaan sepeda motor global diprediksi akan meningkat hingga lebih dari empat persen per tahun -- mulai 2017 hingga 2022 -- dan mencapai 122 juta unit pada 2022, dengan China, India dan Indonesia sebagai pasar utamanya.

Baca juga: Bosch dan Daimler demonstrasikan parkir swakemudi

Bosch pun berupaya meningkatkan keselamatan berkendara dengan konsep keselamatan yang komprehensif menuju mobilitas bebas kecelakaan dengan cara, pertama menjaga sepeda motor tetap stabil saat pengereman.

Kedua, mewujudkan fungsi keselamatan prediktif dan kenyamanan melalui inovasi pengindraan di sekeliling kendaraan. Terakhir, menghubungkan sepeda motor dengan lingkungannya.

Sebagai langkah awal dari konsep keselamatan, katanya, ABS sepeda motor berkontribusi dalam meningkatkan stabilitas kendaraan dengan mencegah roda mengunci saat pengereman sehingga meningkatkan keselamatan berkendara.

"Sejak 1984, Bosch terus menerus melakukan penyempurnaan terhadap teknologi ABS sepeda motor guna menghadirkan teknologi keselamatan yang penting ini bagi semua jenis kendaraan di pasar," katanya.

Andrew Powell pun mengatakan Bosch memiliki teknologi ABS untuk jenis sepeda motor kecil melalui sistem ABS Channel II.

Di Indonesia saat ini, sudah terdapat beberapa model sepeda motor terbaru yang dilengkapi ABS kendati belum seluruh pabrikan dan model menyediakan fitur itu.

Kendati demikian, keputusan untuk mewajibkan penggunaan ABS pada kendaraan bukanlah di tangan pelaku industri, melainkan dari pemerintah melalui regulasi.

Baca juga: Menjajal teknologi keselamatan ESP Bosch

Baca juga: Suzuki GSX-R150 versi ABS tersedia di Indonesia

Baca juga: ABS dan ESC bakal jadi fitur standar sepeda motor AS

Baca juga: Vespa Sprint dan Primavera sudah pakai rem ABS
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar