Grobogan, ANTARA JATENG - Pemerintah Kabupaten Grobogan menerima penghargaan dari Museum Rekor Indonesia sebagai pemrakarsa dan penyelenggara pembuatan tempe terbesar dengan ukuran 7 x 10 meter dengan ketebalan empat centimeter.
"Tempe raksasa ini dibuat dari dua ton kedelai yang ditanam petani lokal, sedangkan pembuatan tempe dilakukan oleh 15 orang selama empat hari, dua hari proses perebusan dan dua hari proses fermentasi," kata Bupati Grobogan Sri Sumarni usai menerima penghargaan dari MURI di Kabupaten Grobogan, Kamis.
Jika proses pembuatannya selesai 100 persen, maka berat tempe diperkirakan mencapai 3,6 ton atau jika dipotong-potong akan menghasilkan 21 ribu potong tempe berukuran 6-10 cm.
Bupati Sri Sumarni mengungkapkan bahwa pembuatan tempe terbesar itu bertujuan memromosikan kedelai lokal yang dibudidayakan secara organik oleh petani setempat sehingga sehat untuk dikonsumsi masyarakat.
"Dengan adanya tempe terbesar ini diharapkan varietas kedelai Grobogan bisa lebih dikenal masyarakat luas dan mampu bersaing hingga pasar internasional," ujarnya.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang menghadiri penyerahan piagam penghargaan dari MURI di Alun-Alun Kabupaten Grobogan itu mengaku kagum dengan karya tempe terbesar itu.
Penghargaan tersebut, kata Ganjar, makin membuktikan bahwa varietas kedelai petani Kabupaten Grobogan menjadi terbaik yang dimiliki bangsa Indonesia.
"Kedelai varietas Grobogan ini saya banggakan di seluruh dunia, sekarang tugas kita bagaimana menjualnya dengan baik termasuk pengemasan yang bagus agar menarik minat masyarakat untuk mengonsumsi," katanya.
Ganjar juga menegaskan komitmennya dalam melindungi dan memberdayakan petani kedelai lokal sebagai upaya peningkatan kesejahteraan.
Manajer MURI Sri Widayati yang menyerahkan piagam penghargaan pada acara pembukaan Ekspo Grobogan Ekonomi Kreatif menambahkan bahwa rekor pembuatan tempe terbesar oleh Pemkab Grobogan itu mengalahkan rekor sebelumnya yang diraih Pemkab Malang.
"Pemkab Malang sebelumnya meraih rekor pembuatan tempe berukuran 6 x 9 meter," ujarnya.

