Kudus, ANTARA JATENG - Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, bakal memperluas areal parkir bus wisata di kompleks Terminal Wisata Bakalan Krapyak dengan kebutuhan anggaran sebesar Rp8,5 miliar.
"Perluasan areal parkir bus wisata, dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap wisatawan," kata Pelaksana Harian Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus Sam`ani Intakoris di Kudus, Jumat.
Rencana perluasan areal parkir bus wisata Bakalan Krapyak Kudus tersebut, kata dia, diusulkan pada tahun anggaran 2018 dengan usulan anggaran sebesar Rp8,5 miliar.
Ia berharap, dengan adanya perluasan areal parkir bus wisata tersebut, wisatawan yang datang ke Kudus menggunakan armada bus bisa tertampung, sehingga tidak perlu meluber hingga ke luar kompleks terminal.
Pada hari biasa, kata dia, bus wisatawan yang parkir berkisar 15 bus, sedangkan saat ramai bisa mencapai 100-an bus.
Dengan adanya perluasan areal parkir bus wisata, dia memastikan, daya tampungnya bisa bertambah, sehingga pelayanan terhadap wisatawan juga semakin meningkat.
Selain perluasan areal parkir, kata Sam`ani, nantinya juga akan ada penambahan fasilitas untuk tempat istirahat sopir bus serta penambahan fasilitas pendukung lainnya.
Untuk saat ini, lanjut dia, fasilitas yang tersedia di kompleks Terminal Wisata Bakalan Krapyak memang sudah mencapai 65 persen lebih.
"Secara bertahap, kami tentu akan melengkapinya," ujarnya.
Apalagi, lanjut dia, tempat parkir becak saat ini juga sudah tersedia, sehingga becak wisata bisa parkir rapi untuk menunggu giliran mengangkut wisatawan yang hendak berziarah ke Makam Sunan Kudus.
Pedagang juga sudah disediakan kios untuk berjualan, sehingga wisatawan yang hendak membeli oleh-oleh juga mudah.
Akses jalan menuju terminal, termasuk untuk akses keluar masuk becak juga sudah disediakan.
Narno, salah seorang tukang becak berharap, untuk akses jalan becak menuju terminal diperbaiki lagi, sehingga tidak menyulitkan tukang becak saat membawa penumpang.
"Saya juga sudah mengusulkan kepada bupati Kudus yang kebetulan mendatangi tempat mangkal becak di kawasan Terminal Bakalan Krapyak hari ini (27/10)," ujarnya.

