Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menyebutkan tingkat kunjungan wisatawan sepanjang 2025 mencapai 120.252 orang atau meningkat dibanding tahun sebelumnya 117.757 orang.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Batang Ulul Azmi di Batang, Kamis, mengatakan berdasarkan data memang terjadi kenaikan jumlah pengunjung dibandingkan tahun sebelumnya meski peningkatannya tidak signifikan.
"Ya, ada kenaikan meski tidak terlalu ramai seperti yang kita harapkan," katanya.
Menurut dia, kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi wisata selama masa libur dan Tahun Baru 2026 terpantau tidak terlalu ramai.
Kondisi tersebut, kata dia, dimungkinkan dipengaruhi oleh jarak waktu yang berdekatan antara libur akhir tahun dan rencana libur Lebaran 2026 sehingga sebagian wisatawan memilih menunda agenda liburan.
"Salah satu faktor utama yang mempengaruhi kondisi tersebut adalah pertimbangan ekonomi dan waktu libur masyarakat. Banyak wisatawan memilih menyimpan anggaran dan waktu liburan untuk momen Lebaran 2026 yang jaraknya tidak terlalu jauh dari akhir tahun ini," katanya.
Ia merekomendasikan sejumlah destinasi wisata unggulan yang dapat dikunjungi wisatawan seperti Pantai Sigandu, Pantai Ujungnegoro, Safari Beach Jateng, kawasan wisata alam Sikembang, serta Perkebunan Teh Pagilaran.
Demikian pula, kata dia, pihaknya mengingatkan wisatawan agar selalu mengutamakan keselamatan selama berwisata terutama di tengah kondisi cuaca yang sering turun hujan.
"Kami mengimbau wisatawan harus selalu waspada, jika cuaca tiba-tiba berubah ekstrem segera mencari tempat aman. Di wilayah pantai perlu mewaspadai gelombang pasang sedangkan di daerah pegunungan potensi tanah longsor juga harus diperhatikan," katanya.
Baca juga: Pemkab Batang menggelar Festival Lentera hingga 1 Januari sambut 2026

