Pati, ANTARA JATENG - Nelayan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menikmati harga jual ikan di pasaran yang mengalami kenaikan secara bervariasi menyusul makin menurunnya hasil tangkapan nelayan.
"Hampir semua jenis ikan hasil tangkapan di laut mengalami penaikan harga jual menyusul sulitnya mendapatkan ikan di laut pada musim sekarang," kata salah seorang nelayan yang juga nakhoda Kapal Motor Putra Nur Solikin di Pati, Kamis.
Ia menyebutkan sejumlah ikan yang harga jualnya naik, yakni tongkol, tengiri, dorang, dan kuwe.
Harga jual ikan tongkol, kata dia, awalnya hanya Rp14 ribu sampai dengan Rp15 ribu per kilogram, kini naik antara Rp16 ribu dan Rp17 ribu/kg.
Ikan dorang juga naik menjadi Rp42 ribu/kg. Harga sebelumnya sebesar Rp40 ribu/kg. Begitu pula, ikan kuwe juga naik dari Rp16 ribu/kg menjadi Rp17 ribu/kg.
Sebetulnya, pada musim pancaroba seperti sekarang memang kesulitan mendapatkan hasil tangkapan yang bagus karena ombak sering kali muncul.
Akan tetapi, dia mengaku beruntung dalam waktu 40 hari sudah bisa menghasilkan 70 ton ikan.
"Nelayan lainnya, bahkan bisa 2 s.d. 3 bulan lamanya baru bisa mendapatkan hasil yang cukup banyak," ujarnya.
Ia mengakui hasil tangkapannya itu belum maksimal. Sebelumnya, bisa mencapai 130 ton.
Karena cuaca di laut sering kali muncul ombak dan angin kencang, dia beranggapan hasil tangkapan 70 ton relatif cukup bagus mengingat harga jual ikannya juga cukup bagus.
Iwan, nelayan lainnya yang juga nakhoda kapal mengakui bahwa harga jual ikan saat ini memang sedang naik. Namun, hasil tangkapannya tidak banyak karena cuaca laut yang kurang mendukung.
Untuk mendapatkan hasil tangkapan ikan sebanyak 70 ton, menurut dia, membutuhkan waktu yang lebih lama, sekitar 2 bulan.
Selain beberapa kali muncul ombak tinggi, lanjut dia, selama melaut juga berhadapan dengan tiupan angin kencang serta arus laut yang cukup kencang.
Hal itu, menurut dia, mengakibatkan kesulitan mencari ikan karena jaring tidak mungkin ditebar dengan kondisi arus deras karena bisa merusak jaring ikannya.
Berdasarkan pantauan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Juwana II Kabupaten Pati, Kamis (6/4), terlihat ramai aktivitas jual beli ikan meskipun tidak seramai saat musim panen ikan.
Meskipun demikian, lalu-lalang pekerja membawa ikan dari kapal cukup padat untuk diangkut menggunakan mobil boks yang dilengkapi pendingin.

