Cilacap, Antara Jateng - Nelayan di kawasan Segara Anakan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah khususnya yang berada di sekitar perairan Donan mulai panen ikan setelah sempat terganggu cuaca buruk.
"Sekarang mendekati musim panen, beberapa jenis ikan mulai muncul," kata Ketua Rukun Nelayan Mina Sari, Sumardi Simin, di Kelurahan Tritih Kulon, Kecamatan Cilacap Utara, Cilacap, Kamis.
Kendati demikian, dia mengatakan ikan di kawasan Segara Anakan kecil-kecil tidak seperti di wilayah perairan Teluk Penyu hingga Samudra Hindia.
Menurut dia, beberapa jenis ikan yang mulai muncul di antaranya ikan tenggeleng dan udang krosok.
"Harga ikan tenggeleng saat ini mencapai Rp20.000 per kilogram, sedangkan udang krosok berkisar Rp15.000-Rp18.000 per kilogram," katanya lagi.
Sekali melaut pada pagi hingga sore hari atau sore hingga pagi hari, kata dia lagi, nelayan bisa mendapatkan hasil tangkapan yang cukup banyak sehingga dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga termasuk membiayai sekolah anak-anak nelayan.
"Apalagi sekarang, sebagian nelayan sudah menggunakan bahan bakar gas untuk mesin kapal, sehingga bisa menekan biaya operasional. Jika biasanya sekali melaut harus mengeluarkan Rp35.000-Rp40.000 untuk bahan bakar minyak, namun dengan elpiji 3 kilogram yang harganya Rp15.500 per tabung dapat digunakan hingga tujuh hari," katanya pula.

